IHSG Berpeluang Lanjutkan Penguatan, Cermati Tiga Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (9/7/2025), diprediksi lanjutkan penguatan terbatas didukung rampungnya IPO saham delapan emiten yang menyedot dana besar. Tiga saham pilihan hari ini BUMI, INET, dan PTRO.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, penguatan indeks dalam dua hari beruntun merupakan technical rebound. Kondisi serupa diprediksi berlanjut hari ini, apalagi setelah IPO saham delapan emiten telah tuntas. Namun investor diminta untuk tetap mencermati risiko global akibat tarif tinggi atas perdagangan dari Amerika Serikat (AS).
Baca Juga
Wall Street Masih Tertekan, Pasar Galau di Tengah Ketidakpastian Tarif Trump
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham Amerika Serikat (AS), yaitu Dow Jones ditutup melemah 0,37%. Begitu juga dengan S&P500 turun 0,072%. Sebaliknya Nasdaq berhasil menguat 0,0,29%. Bursa Saham Eropa mayoritas ditutup menguat kemarin.
Di tengah tren pergerakan tersebut, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli saham BUMI dengan target harga Rp 119-124, INET dengan target harga Rp 200-206, dan PTRO dengan target harga Rp 2.970-3.020. Sebaliknya saham BFIN direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup menguat tipis 3,46 poin (0,050%). Kenaikan tipis dipicu atas pelemahan sebanyak 308 saham, 209 saham tak mengalami perubahan harga, dan sebanyak 276 saham. Saham pendorong utama datang dari emiten Prajogo Pangestu, seperti BREN, TPIA, dan CUAN.
Baca Juga
Pemodal asing masih melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham bernilai Rp 980,59 miliar. Net sell terbanyak melanda saham BBCA Rp 906,9 miliar, BMRI Rp 152,2 miliar, dan ICBP Rp 60 miliar. Sebaliknya tiga saham dengan pembelian bersih (net buy) oleh pemodal asing, yaitu saham CUAN Rp 74,8 miliar, PANI mencapai Rp 42,7 miliar, dan DSSA senilai Rp 42,1 miliar.
Sedangkan saham dengan penguatan harga tertinggi kemarin, yaitu saham ASPR melesat 32,6% menjadi Rp 164, PSAT melesat 25% menjadi Rp 1.125, dan NICE naik 24,86% menjadi Rp 462. Sebaliknya penurunan terdalam melanda saham MFIN, SOLA, dan ASDM.

