Akuisisi 30% Saham Perusahaan Bioteknologi, Prodia (PRDA) Ungkap Alasan Ini
Poin Penting
|
JAKARTA, investortrust.id – PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) resmi mengakuisisi 30% saham PT Prodia StemCell Indonesia (ProSTEM), perusahaan pionir di bidang terapi regeneratif berbasis sel punca. Aksi korporasi ini menjadi bagian dari strategi ekspansi Prodia ke sektor bioteknologi dan layanan kesehatan terpersonalisasi.
Prodia membeli sebanyak 69.512 lembar saham ProSTEM dari PT Prodia Utama. ProSTEM sendiri dikenal sebagai pelopor riset dan pengembangan sel punca di Indonesia dan mencatat pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 46% pada 2024.
Baca Juga
Saat Laba Anjlok, Prodia (PRDA) Siapkan ‘Buyback’ Saham Segini
Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty, menyatakan akuisisi ini merupakan langkah strategis untuk menghadirkan layanan diagnostik yang lebih terpersonalisasi dan berdampak besar terhadap masyarakat. Ia menekankan bahwa investasi ini menegaskan komitmen Prodia dalam membangun ekosistem layanan kesehatan berkelanjutan.
“Dukungan terhadap terapi sel punca adalah bukti nyata bahwa Prodia siap menghadirkan solusi pengobatan canggih yang relevan,” ujar Dewi dalam keterangan resminya, Selasa (1/7/2025).
Direktur Keuangan Prodia, Liana Kuswandi, menambahkan bahwa kinerja keuangan ProSTEM yang positif menjadi alasan kuat di balik keputusan akuisisi. “Pertumbuhan pendapatan ProSTEM sebesar 46% menunjukkan strategi bisnis mereka efektif dan kompetitif,” jelas Liana.
Baca Juga
IHSG Dibuka Melesat 0,39% Terdorong Penguatan Mayoritas Sektor Saham
Aksi korporasi ini diharapkan memperkuat sinergi layanan, kapabilitas R&D, dan inovasi terapi individual berbasis bioteknologi, termasuk pengobatan penyakit degeneratif, autoimun, dan kondisi kronis.
Founder dan Komisaris Utama Prodia & ProSTEM, Andi Widjaja, menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi simbol sinergi solid antara dua entitas kesehatan besar. Ia menambahkan, langkah ini turut mendukung program QuickWin Presiden Prabowo di sektor kesehatan, terutama dalam meningkatkan angka harapan hidup masyarakat Indonesia.

