Meski IHSG Diprediksi Turun Hari Ini, 4 Saham Energi Ini justru Bisa Melesat
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/6/2025), berpeluang lanjutkan penurunan dengan rentang pergerakan 6.830-6.971. Sebaliknya saham berkaitan dengan energi cenderung menguat.
Reliance Sekuritas dalam riset pagi ini menyebutkan bahwa secara teknikal, candle IHSG berbentuk black spinning top, di bawah MA20, indikator Stochastic dead cross. “Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan melanjutkan penurunan dengan saham pilihan MEDC, ENRG, ELSA, dan PGAS,” ujarnya dalam riset pagi ini.
Baca Juga
Lima Emiten Cum Dividen Hari Ini, Yield Tertinggi Capai 12,6%
Pergerakan dipengaruhi sentimen negatif ketidakpastian antara perang Israel dengan Iran, serta ketidakpastian mengenai keterlibatan AS dalam perang tersebut. Pagi ini, bursa utama Asia melemah Nikkei 225 turun -0.56% dan Kospi anjlok sebanyak -1.16%.
Sedangkan saham pilihan hari ini adalah MEDC direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.635, ENRG direkomendasikan beli dengan target harga Rp 404, ELSA dengan target harga Rp 565, dan PGAS dengan target harga Rp 1.820.
Pekan lalu, IHSG ditutup anjlok sebanyak 258,93 poin (3,61%) menjadi 6.907. Pemodal asing juga mencatatkan penjualan bersih (net sell saham bernilai Rp 4,51 triliun. Tekanan indeks datang dari pecahnya konflik senjata Israel dengan Iran bersamaan dengan langkah The Fed yang kembali mempertahankan suku bunga.
Baca Juga
Harga Melesat Signifikan, BEI Akhirnya Suspensi Saham ARCI dan ASPI
Penurunan tersebut dipicu atas pelemahan sebanyak 607 saham. Sisanya 203 saham ditutup stagnan dan hanya 150 saham yang catatkan penguatan. Sektor saham dengan penurunan terbesar dicatatkan saham sektor material dasar 5,69%. Penurunan lainnya melanda saham sektor industry, consumer non primer, consumer primer, hingga keuangan turun lebih dari 3%.
Berdasarkan data, penurunan IHSG BEI tertinggi kedua di Asean setelah indeks bursa Thailand dengan pelemahan 4,91%, disusul bursa Malaysia 1,01%, Filipina PSEi turun 0,87%, dan Strait Times Singapura melemah 0,72%. Sebaliknya bursa saham Vietnam perkasa dengan kenaikan 2,38% sepekan ini.

