Gantikan Nicolas D Kanter, Antam (ANTM) Angkat Dirut Achmad Ardianto
JAKARTA, investortrust.id – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengangkat Achmad Ardianto sebagai direktur utama menggantikan Nicolas D Kanter.
Achmad Ardianto sebelumnya pernah menjabat sebagai direktur utama PT Timah Tbk (TINS) periode 2021-2023 sebelum digantikan Ahmad Dani Virsal.
RUPST juga menetapkan dividen senilai Rp 4,64 triliun atau rasio 100% dari laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2024. Nilai dividen tersebut mencerminkan Rp 151.77 per saham.
Baca Juga
Antam (ANTM) kembali Tetapkan Rasio Dividen 100%, Nilai per Saham Segini
“Dividen ini juga merupakan bentuk nyata pemimpin kami untuk memberikan nilai tambah kepada para pemimpin saham. Pembagian dividen ini bukan hanya mencerminkan kinerja keuangan yang sehat, tetapi juga menjadi katalis positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan daya beli dan likuiditas pasar. Itu yang kami harapkan dengan membagikan 100% dari dividen ini,” papar Direktur Utama Antam Achmad Ardianto, usai RUPST di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/6/2025).
Pimpinan baru Antam tersebut meyakini, persetujuan porsi pembagian dividen mencerminkan kepercayaan investor terhadap prospek jangka panjang perusahaan. Ardi juga mengatakan, pemberian seluruh keuntungan perusahaan tahun lalu sekaligus memperkuat daya tarik saham Antam. “Sebagai aset yang mempunyai daya saing tinggi di pasar modal,” imbuhnya.
Emiten anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID itu juga memastikan, akan senantiasa menjaga fundamental bisnis yang sedang dibangun agar semakin kuat dan berkelanjutan. Kemudian bisa terus memberikan kontribusi bagi seluruh pemangku kepentingan.
Baca Juga
Investor Asing Berbalik Net Sell Rp 282,59 Miliar, Lima Saham Ini Diobral
Antam berhasil mencatatkan pertumbuhan pesat laba tahun berjalan sebanyak 25,40% menjadi Rp 3,85 triliun pada 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 3,07 triliun. Bahkan, perseroan berhasil torehkan pendapatan tertinggi sepanjang masa bernilai Rp 69,19 triliun.
Manajemen ANTM dalam rilis kinerja keuangan menyebutkan bahwa lompatan kinerja keuangan tersebut ditopang seluruh segmen bisnis. Manajemen perseroan menyebutkan penjualan emas menjadi penyumbang terbesar setara dengan Rp 57,56 triliun tahun 2024, dibandingkan tahun 2023 senilai Rp 26,12 triliun.

