Net Sell Berlanjut Rp 751,60 Miliar, Investor Asing Lagi-lagi Obral Saham Bank Ini
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing masih melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 751,60 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (10/4/2025), ditutup melonjak sebanyak 286,03 poin (4,79%) menjadi 6.254,02.
Net sell terbanyak lagi-lagi melanda saham bank berikut, yaitu saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 494,69 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 212,92 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 188,02 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 111,24 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 87,57 miliar.
Sebaliknya lima saham dengan torehan pembelian bersih (net buy) melanda saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 51,76 miliar, PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 49,77 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 49,04 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 43,85 miliar, dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 43,19 miliar.
Baca Juga
Penguatan tersebut ditopang kenaikan seluruh sektor saham, seperti sektor material dasar naik 7,03%, sektor consumer primer 6,11%, sektor energi 5,51%, sektor teknologi 5,03%, sektor infrastruktur 5,19%, dan sektor keuangan 3,39%.
Penguatan tersebut juga didukung kenaikan harga saham empat bank besar, seperti BBCA, BMRI, BBRI, dan BBNI. Penguatan juga didukung lompatan harga tiga saham yang dikendalikan Prajogo Pangestu, seperti saham BREN, CUAN, dan PTRO.
Sedangkan saham dengan kenaikan tertinggi dalam sehari ini, yaitu saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) naik 34,88% menjadi Rp 116, PT Futura Energi Global Tbk (FUTR) naik 33,82% menjadi Rp 91, PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) naik 29,31% menjadi Rp 75, PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menguat 24,92% menjadi Rp 1.980, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 22,22% menjadi Rp 1.100.
Baca Juga
Waskita Beton (WSBP) Incar Kenaikan Pendapatan hingga 15% di 2025, Andalkan Lini Bisnis Ini
Sebaliknya saham dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Steady Safe Tbk (SAFE), PT Cahayasakti Investindo Sukses Tbk (CSIS), PT First Media Tbk (KBLV), PT Homeco Victoria Makmur Tbk (LIVE), dan PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI).
Lompatan indeks hari ini didukung sentimen positif dari AS setelah Trump memutuskan untuk menunda penerapan kebijakan tarif resiprokal hingga 90 hari ke depan, kecuali bagi China.
Kemarin, IHSG ditutup lanjutkan pelemahan sebanyak 28,15 poin (0,47%) menjadi 5.967,99 dan investor asing kembali melanjutkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,09 triliun. Saham terbanyak dilepas asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 605,29 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 407,93 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 92,80 miliar.

