Shell Tuntaskan Penjualan Kilang Minyak Singapura ke Chandra Asri - Glencore JV
SINGAPURA, investortrust.id - Shell Singapore Pte Ltd (SSPL), anak perusahaan Shell plc, telah berhasil menyelesaikan penjualan Energy and Chemicals Park di Singapura yang telah diumumkan sebelumnya kepada CAPGC Pte. Ltd. (CAPGC). CAPGC merupakan perusahaan patungan antara Chandra Asri Capital Pte. Ltd. dan Glencore Asian Holdings Pte. Ltd.
Transaksi tersebut dilakukan melalui penjualan saham di Aster Chemicals and Energy Pte. Ltd., yang berbadan hukum di Singapura dan merupakan anak usaha yang sepenuhnya dimiliki oleh SSPL.
"Divestasi ini sejalan dengan upaya Shell yang berkelanjutan untuk meningkatkan bisnis bahan kimia dan produknya," tulis Manajemen Shell dalam laman resminya, Selasa (1/4/2025).
Staf di SECP Singapura juga akan melanjutkan pekerjaan mereka di bawah kepemilikan baru. Adapun, ke depan, kepemilikan baru dinilai akan memberikan kesinambungan bagi staf dan berkontribusi kepada keandalan, serta keselamatan operasional yang berkelanjutan.
Baca Juga
Chandra Asri Launches $127 Million Share Buyback as Stock Slumps
Tahun lalu, Shell mengumumkan penjualan fasilitas pulau Bukom dan Jurong, yang sudah ada sejak tahun 1961. Kesepakatan tersebut menjadikan Chandra Asri yang berbasis di Indonesia, menjadi salah satu pemain petrokimia terbesar di Asia Tenggara.
Shell mengatakan bahwa stafnya di lokasi tersebut akan tetap bekerja di perusahaan baru, Aster Chemicals and Energy Pte Ltd. Sebelumnya, menurut catatan Investortrust, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menyebutkan bahwa kemitraan dengan Glencore Plc mengakuisisi Shell Energy and Chemicals Park (SECP) Singapura bisa berimbas terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Penuntasan transaksi tersebut ditargetkan tuntas akhir tahun ini.
Direktur Utama & CEO Chandra Asri (TPIA) Erwin Ciputra mengatakan, perseroan sebagai penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur terkemuka di Indonesia memetakan potensi kontribusi untuk kepentingan nasional melalui akuisisi Shell Energy and Chemicals di Singapura. Perseroan bersama dan Glencore sebelumnya telah menandatangani Perjanjian Jual Beli dengan Shell Singapore Pte. Ltd guna mengakuisisi seluruh kepemilikannya di SECP.
"Chandra Asri berkomitmen untuk menjadi mitra pertumbuhan bagi Indonesia. Langkah strategis akuisisi aset SECP merupakan salah satu kontribusi kami terhadap pengembangan industri lokal dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Akuisisi ini juga sejalan dengan strategi pertumbuhan perseroan untuk menuju global, memperluas bisnis kami di sektor energi, kimia, dan infrastruktur tidak hanya di Indonesia tetapi juga di luar negeri," ujarnya dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/10/2024).
Baca Juga
Aksi korporasi ini, terang Erwin, bertujuan untuk mendukung Indonesia dalam meningkatkan ketahanan energi dan memenuhi permintaan yang terus meningkat untuk produk kimia. Apalagi SECP merupakan salah satu kilang minyak dan pusat perdagangan terbesar di dunia. TPIA akan menyediakan produk petroleum, termasuk bensin, bahan bakar jet, gas oil, dan bitumen untuk mendukung berbagai industri di Indonesia.
Akuisisi ini juga memungkinkan emiten yang dimiliki oleh taipan Prajogo Pangestu itu untuk membantu mengisi kekurangan pasokan produk kimia, seperti MEG, polyol, serta ethylene, propylene, dan styrene monomers, untuk mendukung proses manufaktur di negara ini. Hal ini akan memastikan bahwa pasokan energi negara tetap terjamin serta mengurangi ketergantungan pada entitas asing.
“Akuisisi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Hasil usaha yang didapatkan dari SECP akan direpatriasi dan diinvestasikan kembali untuk pembangunan industri dalam negeri, yang akan memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan pajak nasional, baik dari pajak perusahaan maupun pajak individu,” jelas Erwin.

