Blue Bird (BIRD) Cetak Pertumbuhan Laba Jadi Rp 593 Miliar di 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Blue Bird Tbk (BIRD) berhasil membukukan lompatan laba bersih sebanyak 28% menjadi Rp 593 miliar tahun 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 463 miliar. Lompatan tersebut sejalan dengan pertumbuhan armada.
Manajemen BIRD dalam rilis kinerja keuangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (25/3/2025) menyebutkan bahwa pertumbuhan tersebut sejalan dengan kenaikan pendapatan sebanyak 14% dari Rp 4,42 triliun menjadi Rp 5,04 triliun.
Baca Juga
Blue Bird (BIRD) Bocorkan Pertumbuhan Kinerja 2024 dan Dividen Tahun Ini
Pertumbuhan tersebut terdorong penambahar armada taksi Blue Bird ini sebanyak 5% menjadi 24,200 unit tahun 2024, dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebanyak 23 ribu unit.
Perseroan juga mencatatkan penyumbang utama pendapatan masih berasal dari taksi mencapai 71% dan sisanya sebanyak 29% disumbangkan angkutan non taksi, seperti sewa bus, shuttle bus, mobil sewa, logistic, hingga pengiriman.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tersebut, Blue Bird (BIRD) mencatatkan arus kas dari aktivitas operasi senilai Rp 1,05 triliun tahun 2024. Sedangkan kas dan setara kas BIR akhir 2024 mencapai Rp 1,16 triliun. Adapun laba bersih per saham meningkat dari Rp 181 menjadi Rp 234 per saham.
Perseroan juga mengumumkan realisasi belanja modal (capex) tahun 2024 mencapai Rp 1,36 triliun. Angka tersebut sedikit di bawah pencapain tahun 2023 bernilai Rp 1,39 triliun. Belanja modal tersebut berimbas terhadap penambahan sekitar 1.200 unit armada tahun lalu.
Baca Juga
Blue Bird (BIRD) bakal Borong 1.000 Unit Taksi Listrik Tahun Ini
Sebelumnya, Chief Strategy Officer Blue Bird Andrew Arristianto mengatakan, perseroan berencana ekspansi dengan penambahan kendaraan mobil listrik (electric vehicle/EV) sebanyak 1.000 unit tahun 2025. Aksi ini bertujuan untuk memperkuat inisiatif keberlanjutan di 2025 dan mengakselerasi transisi menuju transportasi rendah emisi.
"Selain itu, Bluebird akan menghadirkan fitur pemesanan kendaraan listrik (EV) di aplikasi MyBluebird untuk mempermudah akses pelanggan terhadap transportasi yang lebih ramah lingkungan," kata Andrew.
Dia memandang kebutuhan masyarakat akan transportasi berkelanjutan terus berkembang dan menjadi preferensi standar masyarakat. Di 2025 ini, pihaknya siap melanjutkan perjalanan dengan langkah yang lebih besar.

