RUPST BNI (BBNI) Rabu Mendatang Punya 7 Agenda, Ini Detailnya
JAKARTA, investortrust.id - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) atau BNI akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada besok lusa atau Rabu (26/3/2025). RUPST tersebut akan diselenggarakan pada pukul 10.00 WIB di Menara BNI, Pejompongan, Bendungan Hilir, Jakarta.
Mata acara RUPST tahun buku 2024 BNI terdiri dari tujuh agenda. Antara lain:
Mata acara pertama, persetujuan laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan konsolidasi perseroan, persetujuan laporan tugas pengawasan dewan komisaris, serta pengesahan laporan keuangan program pendanaan usaha mikro dan usaha kecil (PUMK) tahun buku 2024.
Sekaligus pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (volledig acquit et de charge) kepada direksi atas tindakan pengurusan perseroan dan dewan komisaris atas tindakan pengawasan perseroan yang telah dijalankan selama tahun buku 2024.
Baca Juga
BNI Catat Nilai Transaksi di Segmen Korporasi dan Bisnis Naik 23,3% Jadi Rp 7.931 Triliun di 2024
Mata acara kedua, yaitu persetujuan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2024. Laba tahun berjalan konsolidasialn perseroan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024 adalah Rp 21,46 triliun.
Perseroan akan mengusulkan kepada RUPS penggunaan laba bersih tahun 2024 dengan rincian sebagai berikut, sebesar 65% atau Rp 13,95 triliun atau sebesar Rp 374,06 per saham ditetapkan sebagai dividen tunai. Sementara, 35% atau senilai Rp 7,51 triliun digunakan sebagai saldo laba ditahan.
Agenda ketiga, yakni penetapan gaji/honorarium berikut fasilitas dan tunjangan tahun buku 2025, serta tantiem/insentif kinerja/insentif khusus atas kinerja tahun buku 2024 dan/atau insentif jangka panjang periode tahun 2025-2027 untuk direksi dan dewan komisaris perseroan.
Baca Juga
BNI Ajak Nasabah Private Nonton Langsung All England Badminton Championships di Birmingham
Keempat, penetapan akuntan publik dan/atau kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasioan dan laporan keuangan program PUMK untuk tahun buku 2024. Kelima dan keenam, masing-masing yaitu persetujuan atas rencana pembelian kembali saham (buyback) perseroan dan pengalihan saham hasil buyback yang disimpan sebagai saham tresuri (treasury stock), serta perubahan anggaran dasar perseroan.
Terakhir, untuk mata acara ketujuh adalah perubahan susunan pengurus perseroan. Memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan dan anggaran dasar perseroan, maka terdapat lima anggota direksi yaitu Royke Tumilaar, Corina Leyla Karnalies, Novita Widya Anggraini, David Pirzada, dan Ronny Venir, serta empat anggota dewan komisaris antara lain Pradjoto, Asmawi Syam, Septian Hario Seto. Dan Iman Sugema yang habis masa jabatannya pada RUPS tahunan 26 Maret 2025 mendatang.

