IHSG Sesi I Terpangkas Tipis, Saham DCII Halau IHSG dari Kejatuhan
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) sesi I, Kamis (13/3/2025), ditutup turun tipis 7,45 poin (0,11%) menjadi 6.657. Sedangkan berlanjutnya penguatan saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) selamatkan indeks dari kejatuhan.
Data BEI mencatatakan lompatan saham DCII sebanyak 10% menjadi Rp 226.150. Kenaikan tersebut menjadikan market cap saham emiten Data Center ini melesat menjadi Rp 538,91 triliun atau mendekati PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 582,91 triliun.
Pelemahan indeks dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti sektor keuangan 1,35%, sektor industry 0,73%, sektor consumer primer 0,22%, sektor infrastruktur 0,32%, dan sektor transportasi 0,11%. Sebaliknya kenaikan terpesat melanda saham sektor teknologi 5,83%.
Baca Juga
Pendapatan Negara Rp 316,9 Triliun, APBN Defisit Rp 31,2 Triliun
Meski IHSG melemah, sejumlah saham torehkan penguatan PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) kembali melesat hingga ARA hari keempat setelah listing dengan kenaikan 25% menjadi Rp 525 dan saham PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) menguat 24,62% menjadi Rp 2.430.
Kenaikan juga melanda saham PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UNVCR) naik 28,33% menjadi Rp 77, PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) naik 16,67% menjadi Rp 105, dan PT Supra Boga Lesatari Tbk (RANC) naik 14,87% menjadi Rp 448.
Sebaliknya pelemahan dalam melanda sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), PT Bank Permata Tbk (BNLI), PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK), PT Techno9 Indonesia Tbk (NINE), dan PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI).
IHSG kemarin ditutup melesat sebanyak 119,19 poin (1,82%) menjadi 6.665 dan pemodal asing akhirnya berbalik merealisasikan pembelian bersih (net buy) setelah berminggu-minggu net sell. Net buy mencapai Rp 148,58 miliar melanda saham PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) Rp 107,77 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 107,25 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 69,03 miliar.
Baca Juga
Honour Accord Tuntaskan Akuisisi 84,85% Saham Aesler Grup (RONY), Sahamnya malah Berbalik Anjlok
Kenaikan tersebut ditopang penguatan saham sektor teknologi 5,51%, sektor keuangan 1,12%, sektor consumer non primer 1,30%, sektor consumer primer 0,82%, dan sektor energi 0,81%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor property 0,78%.
Penguatan indeks terbantu berkat lompatan harga saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) sebanyak 9,99% menjadi Rp 205.600. Menjadikan kapitalisasi pasar saham Otto Toto Sugiri dan Marina Budiman ini lebih dari Rp 480 triliun atau terbesar keenam di BEI. Penguatan juga terdorong saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang melesat sebanyak 11,45% menjadi Rp 38.200.
Di tengah lompatan IHSG tersebut, sejumlah saham ini torehkan lompatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sinar Terang Mandiri Tbk (MINE) naik 25% menjadi Rp 420, saham PT Reliance Sekuritas Indoensia Tbk (RELI) naik 24,43% menjadi Rp 550, dan PT Dana Brata Luhut Tbk (TEBE) naik 24,37% menjadi Rp 740.

