CEO MicroStrategy Soroti Pentingnya Bitcoin dalam Cadangan Kripto AS yang Baru
JAKARTA, investortrust.id - CEO MicroStrategy Michael Saylor kembali menegaskan posisi Bitcoin sebagai pondasi ekonomi kripto. Pernyataan ini muncul menyusul pengumuman terbaru dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengenai rencana pembentukan cadangan strategis kripto.
Sebelumnya, Donald Trump mengkonfirmasi bahwa Bitcoin akan menjadi “inti” dari cadangan tersebut, sementara aset kripto lainnya seperti Ethereum (ETH), Solana (SOL), XRP, dan Cardano (ADA) juga tengah dipertimbangkan untuk dimasukkan.
Dalam postingannya di platform Truth Social, Trump menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk mengangkat industri kripto dan mengurangi dampak negatif dari apa yang ia sebut sebagai “serangan korup” yang didorong oleh pemerintahan Joe Biden. Trump juga berjanji untuk menjadikan AS sebagai pusat kripto global, sebuah visi yang disampaikan beberapa waktu sebelumnya.
Baca Juga
Ada Keraguan akan Cadangan Strategis hingga Perang Tarif, Harga Kripto Jeblok Berjamaah
Rencana ini menuai beragam tanggapan dari tokoh-tokoh terkemuka di industri kripto. CEO Ripple Brad Garlinghouse misalnya, menentang pembatasan cadangan strategis hanya untuk Bitcoin. Ia menekankan pentingnya persaingan yang adil bagi semua aset kripto, bukan hanya fokus pada satu token tertentu.
“Jika pemerintah membuat cadangan aset digital, cadangan itu harus mewakili seluruh industri bukan hanya satu token,” ujarnya, dilansir dari CryptoNewsFlash, Selasa (4/3/2025).
Baca Juga
Dianggap Manuver Politik, Cadangan Strategis Kripto Trump Tuai Kritik Tajam
Sementara, kepala bisnis AS di 21Shares Federico Brokate menyambut baik langkah ini sebagai tanda pergeseran besar menuju partisipasi aktif AS dalam ekonomi kripto. Menurutnya, hal ini dapat mempercepat adopsi institusional dan memberikan kejelasan regulasi yang lebih baik.
Namun, tidak semua pihak menyetujui rencana ini. Seorang penganut Bitcoin terkemuka Samson Mow mengkritik keras pernyataan aset kripto selain Bitcoin yang ia sebut sebagai “shitcoins”. Menurunnya, ini adalah hal yang menyedihkan bagi AS.
Salah satu pendiri Satoshi Nakamoto Institute Pierre Rochard juga menegaskan bahwa dunia membutuhkan lebih banyak maksimalisme Bitcoin, bukan sebaliknya. Ia bahkan menyebut Ripple sebagai perusahaan gagal yang mencari dana talangan dari pemerintah.

