Asing Tiba-tiba Net Sell Jumbo Rp 3,47 Triliun, Penyumbang Ternyata dari Dua Saham ini
JAKARTA, investortrust.id– Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) mencapai Rp 3,47 triliun, seiring dengan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/2/2025), sebanyak 55,78 poin (0,82%) menjadi 6.747.
Net sell terbanyak dicatatkan sejumlah saham berikut, yaitu saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 1,39 triliun, PT BUkalapak.com Tbk (BUKA) Rp 1,35 triliun, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 242,15 miliar, dan PT Bank MandiriT bk (BMRI) Rp 77,57 miliar, dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp 67,51 miliar.
Sebaliknya sejumlah saham ini torehkan pembelian bersih (net buy), seperti PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 20,83 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 17,20 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 16,26 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 11,44 miliar, dan PT Timah Tbk (TINS) Rp 8,21 miliar.
Baca Juga
Terkait koreksi indeks hari ini dipicu sejumlah sektor saham berikut, yaitu saham sektor energi 1,66%, sektor material dasar 1,81%, sektor infrastruktur 2,11%, sektor keuangan 0,59%, dan sektor property 0,25%. Sebaliknya saham sektor teknologi melesat 7,28% dan sektor transportasi 1,03%.
Di tengah pelemahan indeks , sejumlah saham ini justru catatkan penguatan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Indomobil Multi Jasa Tbk (IMJS) naik 34,78% menjadi Rp 186 dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) sebanyak 34,48% menjadi Rp 156.
Lompatan hingga ARA juga melanda saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) sebanyak 25% menjadi Rp 420, PT Data Sinergitama Tbk (ELIT) menguat 24,75% menjadi Rp 252, PT Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS) naik 24,52% menjadi Rp 965, PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) naik 24,60% menjadi Rp 785, PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) menguat 24,37% menjadi Rp 296, PT Indointernet Tbk (EDGE) melesat 24,75% menjadi Rp 6.150, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) naik 19,99% menjadi Rp 96.775.
Baca Juga
Luncurkan Danantara, Prabowo: Indonesia Bukan Hanya Pengikut, tetapi Pelopor Perekonomian Dunia
Kondisi berbeda dicatatkan sejumlah saham berikut dengan penurunan paling dalam, yaitu saham PT Brigit Biofarmaka Teknologi Tbk (OBAT), PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Shield On Service Tbk (SOSS), dan PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI).
IHSG pekan lalu berhasil torehkan penguatan sebanyak 169 poin (2,54%) menjadi 6.803. Penguatan tersebut ditopang lompatan saham sektor digital. Sedangkan saham dengan penguatan paling pesat dicatatkan sejumlah emiten saham sektor teknologi, seperti saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dengan kenaikan lebih dari 70% setelah terjadi penguatan hingga auto reject atas (ARA) dalam tiga hari beruntun menjadi Rp 80.650.
Penguatan pesat juga dicatatkan saham PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) dengan kenaikan lebih dari 131% pekan ini menjadi Rp 336 dan PT Remala Abadi Tbk (DATA) naik 131,69% menjadi Rp 2.120. Lompatan harga juga dicatatkan saham PT Golden Flower Tbk (POLU) dengan penguatan sebanyak 62% menjadi Rp 4.320.

