Meski IHSG masih Tren Turun, BRI Danareksa Sekuritas Rekomendasikan ‘Buy’ 4 Saham Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (6/2/2025), masih berada di zona trend turun. Waspadai penurunan lebih dalam, jika indeks melorot ke bawah support 6.931.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa indeks akan bergerak dalam rentang 6.931-7.101. Secara teknikal, rebound atas IHSG masih tertan di resisten MA20, sehingga tren masih turun.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi laju bursa saham dunia, seperti penguatan Wall Street semalam setelah Dow Jones naik 0,71%, S&P500 menguat 0,39%, dan Nasdaq naik 0,19%. Penguatan juga melanda sejumlah bursa saham Eropa.
Baca Juga
Wow, Emas Kembali Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa. Menuju $2.900?
Meski masih tren turun, BRI Danareksa Sekuritas menjagokan sebanyak 4 saham dengan rekomendasi beli untuk perdagangan hari ini, yaitu ADRO dengan target harga Rp 2.580-2.730, EMTK dengan target Rp 630-695, PGAS dengan target harga Rp 1.725-1.825, dan PTBA dengan target harga Rp 2.860-2.960.
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 49,23 poin (0,70%) menjadi 7.024,23 dengan pemodal asing membuka penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 490,48 miliar. Net sell terbanyak lagi-lagi melanda saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 203,27 miliar dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 162,47 miliar.
Koreksi indeks kemarin dipicu atas penurunan sektor saham keuangan 1,40%, sektor kesehatan 1,13%, sektor consumer primer 0,79%, sektor infrastruktur 0,90%, sektor consumer non primer 0,66%, dan sektor transportasi 0,94%. Sebaliknya kenaikan melanda saham sektor property 0,34%, sektor property 0,42%, dan sektor material dasar 0,64%.
Baca Juga
Laporan Pendapatan Dorong Kenaikan Bursa Eropa, Saham Santander Melonjak di Atas 8%
Meski IHSG ditutup melemah, sejumlah saham ini torehkan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) naik 24,93% menjadi Rp 4.710, PT Steady Safe Tbk (SAFE) melesat 24,79% menjadi Rp 302, PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) naik 24,59% menjadi Rp 1.140, dan PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) naik 24,67% menjadi Rp 374
Penguatan hingga ARA juga melanda saham PT Brigit Biofarmaka TeknologiT bk (OBAT) naik 24,21% menjadi Rp 474 dan PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) sebanyak 19,98% menjadi Rp 31.375. Sedangkan saham dari rumpun top 10 market cap yang naik paling pesat dipimpin PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan kenaikan 4,35% menjadi Rp 7.200.

