Tuntaskan Penawaran Tender, Investor Asing ini Kini Kendalikan 50,10% Champ Resto (ENAK)
JAKARTA, investortrust.id – Barokah Melayu Foods Pte Ltd (BMF) menambah kepemilikan saham di PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) menjadi 50,100% setelah menuntaskan penawaran tender sukarela. Sebelumnya Barokah hanya memiliki 42,46% saham.
“Setelah penyelesaian penawaran tender sukarela, BMF memiliki 1,08 miliar saham ENAK atau 50,100%. Dengan demikian BMF menjadi pengendali baru ENAK,” tulis penguman resmi Direketur dan Sekretaris Perusahaan ENAK di Jakarta, kemarin.
Baca Juga
Gokana Luncurkan Menu Baru Sushi Matsuri, Pendapatan Champ Resto Ditargetkan Naik 20%
BMF sebelumnya telah menggelar penawaran tender secara sukarela saham Champ Resto (ENAK). Harga penawaran tender ditetapkan Rp 1.025 atau jauh di atas harga penutupan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/12/2024) Rp 895.
Manajemen ENAK dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (18/12/2024), disebutkan BMF telah menyiapkan dana senilai US$ 13,1 juta untuk mendukung penawaran tender sukarela tersebut.
“Penawaran tender sukarela akan digelar akan digelar pada 19 Desember 2024 hingga 17 Januari 2025. Pernyataan penawaran tender secara sukarela ini telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan,” tulisnya dalam penguman resmi tersebut.
BMF, perusahaan yang terdaftar di Singapura, akan menggelar penawaran tender terhadap sebanyak 7,63% saham ENAK. Jika seluruh pemegang saham public ikut dalam penawaran tender ini, total saham ENAK yang dipegang BMF akan bertambah dari 42,46% menjadi 50,10%.
Baca Juga
Gedung Putih Tegaskan Tarif Agresif terhadap Kanada, Meksiko, dan China Mulai Berlaku 1 Februari
Champ Resto (ENAK) merupakan perusahaan grup restoran yang memiliki enak merek milik sendiri, seperti Raa Cha, Gokana, Platinum, Chopstix, Monsieur Spoon, Dewata by Monsieur Spoon, dan Croco by Monsieur Spoon. Perseroan telah mengoperasikan sebanyak 329 outlet yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.
Hingga kuartal III-2024, ENAK membukukan kenaikan pendapatan dari Rp 1,03 triliun menjadi Rp 1,165 triliun. Laba usaha juga meningkat dari Rp 42,96 miliar menjadi Rp 45,70 miliar.
Sejalan dengan kenaikan tersebut, laba tahun berjalan bertumbuh lebih pesat dari Rp 14,52 miliar menjadi Rp 19,74 miliar. Begitu juga dengan laba per saham dasar melesat dari Rp 6,70 menjadi Rp 9,11 per saham.
Grafik Saham ENAK

