Laba Hexindo Adiperkasa (HEXA) Anjlok 51% Tahun Lalu
JAKARTA, investortrust.id – PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA) membukukan penurunan penjualan bersih tahun 2024 senilai US$ 369,23 juta. Angka tersebut menunjukkan penurunan dari realisasi periode sama tahun sebelumnya bernilai US$ 478,27 juta.
Penurunan penjualan tersebut berimbas terhadap pelemahan laba bruto HEXA dari US$ 107,49 juta menjadi US$ 79,22 juta. Begitu juga dengan laba usaha tergerus dari US$ 60,37 juta menjadi US$ 32,46 juta.
Baca Juga
Hexindo (HEXA) Garap Layanan Purna Jual Truk Foton, Kinerja Bakal Meningkat
Manajemen HEXA dalam pengumuman resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (31/1/2025), menyebutkan bahwa penurunan tersebut juga berdampak terhadap pelemahan laba tahun berjalan HEXA sebanyak 51% dari US$ 43,85 juta menjadi US$ 21,19 juta.
Sebelumnya,Hexindo Adiperkasa (HEXA) telah mendapatkan kontrak untuk memasok sebanyak 360 unit ekskavator tipe ZX210F-5G untuk mendukung Proyek Strategis Nasional (PSN) swasembada pangan di Kapuas, Kalimantan Tengah dan Merauke, Papua Selatan.
Penjualan ratusan unit ekskavator itu dilakukan melalui kerja sama penyediaan dan kontrak pembelian dengan PT Berkat Melimpah Bersama, yakni bagian dari konsorsium Lima Karta Wesi.
Baca Juga
Antam (ANTM) Catatkan Kenaikan Penjualan Emas 68% di 2024, Terbesar Sepanjang Masa
Hexindo menilai bahwa kerja sama ini salah satu bentuk komitmen dan kontribusinya terhadap berbagai pembangunan di Tanah Air, termasuk proyek stategis nasional pemerintah.
"Kami bangga dapat turut berkontribusi pada PSN Swasembada Pangan melalui penyediaan solusi alat berat terbaik yang mendukung pembangunan berkelanjutan untuk masa depan Indonesia," kata Sales Director Hexindo Dwi Swasono.
Grafik Saham HEXA

