Prospek Saham Menjanjikan, ITSEC Asia (CYBR) Didukung Faktor Ini
JAKARTA, investortrust.id – Harga saham PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) menunjukkan penguatan harga mengesankan dalam tiga bulan terakhir. Penguatan tersebut tersulut peningkatan kesadaran perusahaan di Indonesia untuk memperkuat keamanan (cyber security).
Berdasarkan data Tradingview, saham CYBR telah melesat lebih dari 35% menjadi Rp 422 dalam tiga bulan terakhir. Sedangkan penguatan harga dalam setahun terakhir telah lebih dari 111% dan level tertinggi saham ini berada di level Rp 448 per saham.
Lalu, bagaimana prospek saham ini ke depan? Tim riset Sinarmas Sekuritas dalam inisiasi laporan CYBR menyebutkan bahwa saat ancaman siber terus meningkat, permintaan akan Solusi keamanan siber melalui pihak ketiga diprediksi semakin pesat di Indonesia.
Baca Juga
“Kami memperkirakan pasar security siber akan terus bertumbuh dengan rata-rata pertumbuhan tahunan mencapai 21,2% untuk 2019-2030 dengan nilai Rp 17,3 triliun tahun 2025,” tulisnya dalam riset tersebut.
Sedangkan ITSEC Asia, menurut dia, tercatat sebagai emiten dengan dominasi pasar siber sekuriti di Indonesia. Posisi tersebut menjadikan potensi pertumbuhan CYBR menjadi lebih unggul ke depan.
Estimasi Kinerja CYBR
Sumber: Sinarmas Sekuritas
Pertumbuhan binsis siber sekuriti juga didukung peningkatan anggaran pemerintah untuk penguatan siber sekuriti yang diproyeksikan mempercepat pertumbuhan sektor ini. Adapun CYBR akan menjadi perusahaan yang paling diuntungkan dari kondisi tersebut.
Terkait pertumbuhan bisnis CYBR, dia mengatakan, rata-rata pertumbuhan pendapatan tahunan (CAGR) perseroan pesat mencapai 42% periode 2020-2030 terdorong peningkatan permintaan jasa yang ditawarkan perseroan.
Baca Juga
ARA Berhari-Hari, Raharja Energi (RATU) Salip Market Cap Emiten Besar Berikut Ini
“Kami memperkirakan momentum pertumbuhan kuat kinerja keuangan perseroan cenderung berlanjut didukung tiga faktor, yaitu perluasan portofolio layanan, peningkatan penetrasi di pasar internasional, dan komersialisasi platform miliknya IntelliBron,” tulisnya.
IntelliBron adalah sistem keamanan siber yang dirancang untuk melindungu perusahaan dariserangan siber. IntelliBron menggunakan kecerdasar buatan dan mechanine learning untuk membedakan aktivitas sistem dan data trafik perusahaan dengan aktivitas siber yang mencurigakan.
Sinarmas Sekuritas memperkirakan rata-rata pertumbuhan pendapatan tahunan (CAGR) perseroan mencapai 55% tahun 2025-2029. Pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan pasar dan penguatan posisi perseroan.
Baca Juga
Elon Musk Dikabarkan Usulkan Penggunaan Blockchain di Departemen Efisiensi Pemerintah AS
Sinarmas Sekuritas memperkirakan pendapatan CYBR tahun ini bakal melesat sebanyak 53% dari perkiraan tahun 2024 Rp 319 miliar menjadi Rp 502,3 miliar. Diproyeksikan InterlliBron bisa menyumbang pendapatan senilai US$ 2 juta pada kuartal IV-2024.
Sejalan dengan perkiraan pertumbuhan pendapatan, CYBR diproyeksikan bisa berbalik cetak laba bersih senilai Rp 4,5 miliar tahun 2024 dan diprediksi melesat menjadi Rp 29,2 miliar tahun 2025.
Sejumlah faktor tersebut mendorong Sinarmas Sekuritas merekomendasikan beli saham CYBR dengan target harga Rp 755. Target tersebut merefleksikan perkiraan PE tahun ini sekitar 9,7 kali.
Grafik Saham CYBR
