IHSG Dibuka Melesat 85 Poin, Saham Bank Perkasa
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (16/1/2025), dibuka langsung melesat sebanyak 85,62 poin (1,21%) menjadi 7.165,18. Penguatan tersebut lanjutkan lomptan kemarin lebih dari 1,77%.
Penguatan tersebut didukung kenaikan mayoritas sektor saham, khususnya sektor keuangan, sektor energi, material dasar, property, teknologi, consumer primer, dan consumer non primer. Sebaliknya saham sektor kesehatan dibuka melemah.
Di tengah lompatan indeks tersebut, sejumlah saham ini torehkan kenaikan harga yang pesat saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) cetak ARA dengan kenaikan 24,49% menjadi Rp 915. Penguatan juga melanda saham PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) sebanyak 20,99% menjadi Rp 98 dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) naik 18,55% menjadi Rp 15.550.
Baca Juga
Sebaliknya pelemahan melanda saham PT Manggung Polahraya TbK (MANG), PT Satrian Antaran Prima Tbk (SAPX), dan PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO).
IHSG kemarin ditutup melonjak sebanyak 122,9 poin (1,77%) menjadi 7.079,56 setelah BI Rate dipangkas sebanyak 25 bps menjadi 5,75%. Pemodal asing juga berbalik membeli bersih (net buy) saham senilai Rp 593,86 miliar dimotori PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 429,13 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 157,07 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 54,78 miliar.
Baca Juga
Terbang 276,52% dalam Enam Hari, Saham Emiten Happy Hapsoro (RATU) Akrhirnya Disuspensi
Penguatan IHSG ditopang penguatan saham sektor perbankan, khususnya bank BUMN. Sebaliknya saham emiten Prajogo Pangestu menjadi penekan. Berdasarkan data saham sektor keuangan melesat sebanyak 3,12%, sektor property naik 2,63%, sektor teknologi naik 1,10%, sektor infrastruktur naik 1,01%, sektor consumer primer naik 1,29%, dan sektor consumer non primer 1,02%. Sebaliknya pelemahan melanda saham sektor material dasar dan industry.
Pendorong utama saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi pendorong utama setelah naik Rp 290 (7,63%) menjadi Rp 4.090, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) menguat Rp 280 (6,78%) menjadi Rp 4.410, PT Bank Mandiri TbK (BMRI) naik Rp 350 (6,48%) menjadi Rp 5.750, dan PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menguat 4,29% menjadi Rp 1.095. Begitu juga dengan saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) naik 2,89% menjadi Rp 9.800.

