Indonesia Paradise (INPP) Bentuk Usaha Patungan dengan Hankyu Hanshin Properties
JAKARTA, investortrust.id – PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) secara resmi mengumumkan dimulainya kerja sama strategis dengan Hankyu Hanshin Properties pada 8 Januari 2025, melalui penandatangan usaha patungan atau Joint Venture Agreement.
Perseroan yang dikenal sebagai Paradise Indonesia itu, menyambut Hankyu Hanshin Properties dengan penuh antusias, sebagai mitra strategis dalam pengembangan kawasan komersial di kompleks Sahid Kuta Lifestyle Resort, Bali.
Kedua belah pihak sepakat, penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan langkah awal, dalam rencana pengembangan industri properti serta mendukung pertumbuhan kawasan destinasi yang berkelanjutan, dimulai dari Bali.
“Dengan memanfaatkan keunggulan masing-masing pihak, kolaborasi ini diharapkan dapat membawa kedua belah pihak pada tujuan yang sama, yaitu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang didukung tingginya potensi populasi,” ujar CEO Paradise Indonesia Anthony P Susilo, Jumat (10/1/2025).
Manajemen menegaskan, Paradise Indonesia akan tetap memegang kendali atas operasional dan pengelolaan properti di kawasan tersebut, dengan menerapkan prinsip kolaborasi yang efektif dan berkelanjutan.
Baca Juga
Penerbitan Perdana Obligasi Paradise Indonesia (INPP) Oversubscribed Dua Kali Lipat
“Kawasan komersial yang dimaksud merupakan kompleks properti yang terletak di Jalan Pantai Kuta, Bali, sebuah lokasi yang dikenal akan keindahan pantainya serta menjadi pusat kegiatan olahraga laut,” sambung Anthony.
Di kawasan tersebut Paradise Indonesia memiliki lima unit bisnis dalam konsep mixed use properties, yaitu beachwalk Shopping Center, hotel Sheraton Bali Kuta Resort, dan hotel Aloft Bali Kuta at beachwalk yang dioperasikan oleh Marriott International. Ada pula Yello Hotel Kuta beachwalk Bali, dan beachwalk Residence yang dioperasikan oleh Ascott Group.
“Penandatanganan perjanjian ini adalah tonggak penting dalam kolaborasi Paradise Indonesia dan Hankyu Hanshin Properties untuk memperkuat kerja sama yang dimulai dari properti Paradise Indonesia di Bali,” tegas Anthony.
Dari kerja sama tersebut, kedua perusahaan akan menggabungkan keahlian dan sumber daya untuk menciptakan sinergi yang signifikan, mempercepat inovasi, dan mendorong pertumbuhan bisnisnya.
“Kami percaya bahwa kolaborasi ini akan membuka peluang baru, memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan, serta menciptakan pengalaman luar biasa bagi pelanggan dan mitra bisnis kami,” menurut dia.
Kolaborasi ini juga bertujuan memperkuat posisi kedua belah pihak dalam industri properti di Indonesia yang sangat kompetitif. Sekaligus mendorong pertumbuhan, sektor properti di tingkat Asia.
Baca Juga
Antisipasi 'Full Occupancy' Libur Nataru, Berikut Strategi Indonesian Paradise (INPP)
Paradise Indonesia dan Hankyu Hanshin pun berharap kolaborasi ini akan memberikan keuntungan strategis, dalam hal pengembangan portofolio properti, serta memperluas peluang bisnis di Indonesia.
“Hankyu Hanshin Properties akan berpartisipasi dalam pengoperasian dan pengelolaan properti bekerja sama dengan Paradise Indonesia, dimulai dari kompleks Sahid Kuta Lifestyle Resort di Bali,” ujar Direktur Utama Hankyu Hanshin Properties Indonesia Takeda Takashi.
Takeda turut mengakui, langkah kolaborasi strategis tersebut ikut memperkuat posisi Hankyu Hanshin Properties dalam memperluas pengembangan bisnis di kawasan ASEAN.
Selain proyek di Bali, Paradise Indonesia saat ini juga mengembangkan sejumlah proyek strategis, termasuk Antasari Place di Jakarta, 23 Paskal - Extension di Bandung, 23 Semarang, serta properti mixed-use di Balikpapan dan Makassar.
Paradise Indonesia optimistis mampu menutup tahun buku 2024 dengan kinerja positif dan pertumbuhan jangka panjang. Hal ini diraih melalui ekspansi di wilayah potensial untuk mendukung keberlanjutan, serta peningkatan pendapatan dan laba di masa mendatang.

