Asuransi Digital (YOII) Tercatat Emiten Listing Perdana di BEI Tahun 2025, Begini Gerak Sahamnya
JAKARTA, investortrust.id - Perusahaan distributor dan penyewaan barang industri pengemasan, PT Asuransi Digital Bersama Tbk (YOII), tercatat sebagai emiten yang menggelar listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2025.
Saham YOII dilepas dengan harga perdana Rp 100 per saham. Sedangkan dalam transaksi perdananya, saham YOII dibuka langsung melesat 23 poin (23%) ke level Rp 123 pada pukul 09.01, Rabu (8/1/2025). Bahkan, saham YOII sempat sentuh level auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 35% menjadi Rp 135.
Baca Juga
Besok Listing, IPO Asuransi Digital Bersama (YOII) Catatkan Oversubscribe 18,35 Kali
“Kami berhasil mencapai milestone baru melalui IPO saham yang merupakan aksi korporasi strategis. Kami juga dengan bangga dapat tercatat menjadi emiten pertama yang melakukan listing 2025 tentu akan menjadi sejarah yang baik bagi Perseroan,” ujar Direktur Utama Asuransi Digital Bersama (YOII) Adi Wibowo Adisaputro dalam seremoni pencatatan saham perdana YOII di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (8/1/2024).
Dia mengatakan, perseroan optimistis awal tahun 2025 ini menjadi waktu yang tepat untuk melenggang di pasar saham Indonesia. YOII berharap dapat terus memberi dampak positif bagi industri keuangan Nasional dan industri asuransi khususnya melalaui IPO.
Baca Juga
Bidik Dana Rp 45,32 Miliar, Asuransi Digital (YOII) Gelar IPO Saham
Menurut Adi, IPO menjadi momen penting bagi Perseroan yang telah bertransformasi dari bisnis asuransi konvensional menjadi digital. Kini, Perseroan memiliki akses keuangan dan jejaring bisnis yang terbuka lebar, sehingga perusahaan dapat mengoptimalkan peluang pasar yang bertumbuh cepat khususnya untuk melengkapi kebutuhan pelaku usaha dan masyarakat agar lebih efektif dan efisien.
Dari hajatan IPO ini, Perseroan berhasil menerima dana segar sebanyak-banyaknya sebesar Rp 41,20 miliar. Sekitar 80% akan dipergunakan untuk biaya marketing untuk mendukung strategi usaha, distribusi produk, dan Brand Awareness perseroan, dan sisanya sekitar 20% akan digunakan untuk pengembangan aplikasi (insurance wallet) beserta infrastruktur penunjang seperti Data Center, Web Hosting, System Security, dan penggunaan AI, serta pengembangan sumber daya manusia dimana di dalamnya terdapat biaya perekrutan karyawan baru untuk Information Technology, Teknis, dan Operasional.

