IHSG Bergerak Menguat ke 7.104 di Awal Perdagangan Tahun 2025
JAKARTA, investortrust.id – Awali perdagangan tahun 2025, indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (2/1/2025) dibuka menguat 27,43 poin (0,39%) menjadi 7.107,33 pada pukul 09.04 WIB.
Penguatan indeks ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti material dasar, energi, keuangan, infrastruktur, dan sektor properti. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor konsumer primer, konsumen non-primer, kesehatan, industrial, teknologi, dan transportasi.
Di tengah kenaikan IHSG, beberapa saham berhasil melesat lampaui kenaikan indeks, seperti saham PT Mulai Boga Raya Tbk (KEJU) menguat 16,67% menjadi Rp 945, saham PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO) naik 14,71% menjadi Rp 156, PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) menguat 13,33% menjadi Rp 374, dan PT Golden Flower Tbk (POLU) menguat 13,04% menjadi Rp 2.600 per lembar.
Baca Juga
Sementara penurunan melanda saham berikut, yaitu saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS), PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI), PT Bank Sinarmas Tbk (BSIM), dan PT Klinko Karya Imaji Tbk (KLIN).
Volume transaksi tercatat 572,75 juta, turnover Rp 237,01 miliar, dengan frekuensi transaksi 21.446 kali. Sebanyak 203 saham mengalami penguatan, 95 saham melemah, sementara 245 saham stagnan.
Adapun pembukaan perdana perdagangan di BEI pada pagi ini dibuka oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Sri Mulyani menggantikan Presiden Prabowo yang tak bisa hadir karena tengah memimpin Rapat Terbatas di Istana Negara.
Menteri Keuangan melakukan pembukaan pasar didampingi oleh Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Direktur Utama BEI. Pembukaan ramai dihadiri oleh para pelaku dan seluruh stakeholder pasar modal. Secara total setidaknya ada 400 orang yang menghadiri pembukaan perdana IHSG pagi ini.
Setelah membuka perdagangan, Menkeu melakukan penandatanganan sertifikat pembukaan perdagangan BEI tahun 2025 dan menyampaikan pidato arahannya di main hall BEI. "Semoga di akhir tahun IHSG bisa terus menghijau seperti di awal tahun ini," ungkap Sri Mulyani.
Sementara itu, pada penutupan perdagangan tahun 2024, Senin (30/12/2024) IHSG mencatatkan penguatan sebesar 43,33 poin (0,62%) ke posisi 7.079.90. Sepanjang hari IHSG bergerak direntang 6.993,07-7,079.90.
Baca Juga
IHSG Berpotensi Menguat Terbatas, Intip 3 Rekomendasi Saham Pilarmas Investindo Sekuritas
Sebanyak 338 saham mengalami kenaikan, 251 saham terkoreksi, dan 210 saham stagnan. Adapun nilai transaksi sebesar Rp 11,65 triliun, lalu volume perdagangan saham sebanyak 23,74 miliar, serta total frekuensi perdagangan mencapai 1.004.789 kali. Adapun kapitalisasi pasar sebesar Rp 12.367,42 triliun.
Penguatan indeks didorong sejumlah kenaikan sektor saham yakni sektor bahan baku 1,22%, consumer siklikal 1,65%, energi 1,17%, kesehatan 1,05%, industri 1,68%, infrastruktur 0,64%, consumer non-siklikal 2,28%, properti dan transportasi 0,26% dan teknologi 3,01%. Sebaliknya penurunan hanya melanda sektor keuangan.

