Lebih Dari 30% Warga Korea Selatan Miliki Investasi Kripto
JAKARTA, investortrust.id - Pemegang kripto Korea Selatan dilaporkan meningkat pada bulan November setelah Donald Trump memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat.
Pada tanggal 25 Desember, media Korea Selatan Yonhap News seperti dilansir melaporkan bahwa pada bulan November, jumlah pengguna kripto di negara tersebut meningkat sebanyak 610.000. Perwakilan Lim Kwang-Hyun dari Partai Demokrat Korea membagikan data yang menunjukkan bahwa investor aset digital di negara tersebut pada akhir November berjumlah 15,6 juta.
Korea Selatan memiliki populasi sebesar 51,7 juta, sehingga 15,6 juta pemegang kripto tersebut mewakili lebih dari 30% dari penduduknya. Yonhap mengatakan bahwa ini adalah jumlah investor di lima bursa utama Korea, termasuk Upbit, Bithumb, Coinone, Korbit, dan Gopax.
Baca Juga
Survei: 37% Investor Ritel Uni Emirat Arab Mau Tingkatkan Investasi Kripto di 2025
Pada tanggal 19 Juli, Undang-Undang Perlindungan Pengguna Aset Virtual dari Komisi Layanan Keuangan (FSC) negara tersebut mulai berlaku. Dengan peraturan baru tersebut, penyedia layanan aset virtual harus memastikan aset kripto milik pengguna terlindungi.
Yonhap mengatakan, data tersebut dikumpulkan dan dirilis menyusul peraturan baru negara tersebut tentang bursa kripto. Dikatakan pula bahwa ini adalah pertama kalinya data statistik terkait kripto dirilis.
Selain jumlah pengguna, data tersebut juga menunjukkan bahwa warga Korea Selatan memegang sekitar 102,6 triliun won Korea (US$ 70,3 miliar) dalam bentuk aset kripto. Media tersebut mengatakan volume transaksi negara tersebut untuk aset kripto sudah mengancam pasar saham lokal.
Baca Juga
Pasar Kripto Diselimuti Sukacita Natal hingga El Salvador Pasang Pohon Bertema Bitcoin
Menurut Yonhap, peningkatan jumlah pengguna dapat dikaitkan dengan hasil pemilu AS pada bulan November.
Pada tanggal 5 November, Trump memenangkan pemilihan presiden AS. Banyak yang mengatakan kemenangan Trump akan membantu membalikkan sentimen "anti-Bitcoin" di AS dan membawa perubahan positif pada cara negara tersebut menyikapi kripto.
Narasi ini juga telah sampai ke komunitas kripto di Korea Selatan. Yonhap mengatakan bahwa peningkatan jumlah pengguna kripto di Korea Selatan mungkin didorong oleh harapan akan regulasi yang lebih menguntungkan bagi dunia kripto setelah kemenangan Trump.

