Industri Kripto Naik Daun, Volume Perdagangan PINTU Melonjak Nyaris 300% di 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT Pintu Kemana Saja (PINTU) terus menorehkan catatan positif sepanjang tahun 2024. Berbagai peningkatan seperti volume perdagangan, jumlah pengunduh, dan hadirnya produk unggulan seperti Pintu Web3 Wallet, Pintu Pro, Pintu Pro Web, & Pintu Pro Futures menambah deretan produk inovatif untuk memberikan pengalaman investasi kripto terbaik.
“2024 menjadi tahun yang luar biasa bagi seluruh pemain di industri kripto tak terkecuali PINTU dengan berbagai pencapaian positif. Pencapaian pertama, PINTU menjadi aplikasi kripto dengan produk dan fitur terlengkap di Indonesia. Berbagai produk yang sudah bisa digunakan oleh pengguna adalah Pintu, Pintu Web3 Wallet, Pintu Pro, Pintu Pro Web, & Pintu Pro Futures,” kata Chief Marketing Officer PINTU Timothius Martin dalam siaran pers dikutip Minggu (22/12/2024).
"Dengan hadirnya produk-produk inovatif tersebut, performa perusahaan juga mengalami peningkatan. Dari sisi volume perdagangan dan jumlah pengunduh naik hampir 300% secara year on year (yoy), di mana saat ini aplikasi PINTU telah diunduh lebih dari 9 juta kali. Selain itu, jumlah aset kripto yang diperdagangkan telah mencapai 320 dan akan terus bertambah,” tambahnya.
Baca Juga
PINTU Luncurkan Pintu Pro Futures, Hadirkan Perdagangan Derivatif Kripto
Industri kripto dalam negeri juga mengalami peningkatan baik dari sisi nilai transaksi hingga jumlah investor kripto. Badan Pengawas Berjangka Perdagangan Komoditi (Bappebti) mencatat, transaksi aset kripto di Indonesia periode Januari hingga Oktober 2024 menyentuh Rp 475,13 triliun.
“Positifnya pertumbuhan industri kripto di Indonesia tidak terlepas dari peran regulator yang memastikan kepastian hukum bagi perdagangan aset kripto. Kami sendiri patuh terhadap regulasi yang telah ditetapkan dengan mendapatkan lisensi penuh sebagai Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK) dari Bappebti, serta terdaftar sebagai anggota bursa kripto CFX yang menegaskan komitmen kami sebagai perusahaan kripto terdepan tidak hanya dari sisi inovasi, melainkan juga kepatuhan terhadap regulasi,” ujar Timo.
Baca Juga
Edukasi Jadi Fokus Utama PINTU di Tengah Lonjakan AI dan Kripto
Pasar kripto di tahun 2024 terus memperlihatkan optimisme dengan berbagai faktor positif yang mendorong kenaikan harga berbagai aset kripto. Dimulai pada awal tahun 2024 dengan disetujuinya perdagangan ETF Spot Bitcoin & ETH oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) yang membuka jalan investasi bagi institusi besar untuk masuk ke pasar kripto. Kemudian puncaknya adalah dengan terpilihnya kembali Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat Ke-47 yang dianggap pro terhadap pasar kripto sehingga memicu optimisme dan mendongkrak harga Bitcoin melampaui US$ 100 ribu.
“Pasar kripto di tahun 2025 diperkirakan memiliki potensi berada dalam tren bull market yang ditandai dengan berbagai faktor makroekonomi yang positif seperti, pemangkasan suku bunga oleh The Fed, ditambah dengan meningkatnya money supply global M2, hingga regulasi dari presiden terpilih Donald Trump yang diproyeksi mendukung penuh industri kripto. Tentu kami berharap seluruh faktor tersebut juga menjadi pendorong positif bagi industri kripto di Indonesia,” tutup Timo.

