Simak Saham Rekomendasi TPIA, ADRO, EMTK, dan PYFA
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pada hari Rabu (4/12/2024) mencatatkan kenaikan, seiring asing net buy Rp 483,77 miliar di pasar regular, dengan saham paling banyak dibeli seperti Astra International (ASII), (INDF), Barito Renewables Energy (BREN), Bank Negara Indonesia (BBNI), dan Alamtri Resources Indonesia (ADRO). Saham yang memiliki potensi naik pada beberapa hari mendatang adalah Chandra Asri Pacific (TPIA), ADRO, Elang Mahkota Teknologi (EMTK), dan Pyridam Farma (PYFA).
"ADRO rekomendasi buy, harga telah mengalami konsolidasi, setelah beberapa hari perdagangan sebelumnya rally. Candle terakhir berbentuk hammer dengan lower shadow yang pendek, yang mengartikan saham ini berpeluang besar melanjutkan kenaikannya dalam beberapa hari ke depan. Stochastic golden cross pada area oversold," kata Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk Reza Priyambada, di Jakarta, Kamis (5/12/2024).
Ia menjelaskan lebih lanjut level entry ADRO pada Rp 2.320 – 2.380, dengan resistance Rp 2.450 – 2.550 dan support Rp 2.210. Sedangkan target harga Rp 2.740 dan stop loss Rp 2.200.
Baca Juga
OJK Lantik Pimpinan Baru Satuan Kerja Kantor Pusat dan Kepala OJK Daerah
Market Outlook
Reza mengatakan, IHSG di Bursa Efek Indonesia pada hari Rabu (4/12/2024) ditutup pada level 7.326.76 (+1,82%). Penguatan IHSG dipimpin oleh sektor basic materials (+ 3,39%) dan infrastructure (+1,84%).
"Secara teknikal, IHSG membentuk marubozu bullish diikuti indicator stochastic dan MACD yang bergerak di area golden cross. Jika IHSG berhasil breakout level MA200, maka mengkonfirmasi untuk terjadi reversal," ujarnya.
Sementara itu di bursa Amerika Serikat, ketiga indeks utama berhasil ditutup menguat kemarin waktu setempat.
Pada pagi ini, dari bursa Asia, mayoritas saham diperdagangkan mixed. Saat laporan ini ditulis, indeks Nikkei 225 Jepang menguat (+0,62%).
Sedangkan, index Kospi Korsel diperdagangkan melemah (-0,03%). Penetapan status darurat militer di Korea Selatan oleh Presiden Yoon Suk Yeol pada Selasa (3/12/2024) malam waktu setempat menuai amarah publik negeri Ginseng tersebut. Banyak warga menolak status ini dan melakukan demo besar-besaran di depan Gedung Majelis Nasional Korsel, guna mendesak Yoon mundur dari kursi presiden dan militer Korsel menangkapnya.
"Dari rilis data Asia, Korea mencatat pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2024 sebesar 1,5% year on year," papar Reza.
Ia memproyeksikan pergerakan IHSG akan bergerak bervariatif, dengan kecenderungan menguat. Level support adalah 7.260 dan resistance pada level 7.405, didorong oleh penguatan pada indeks bursa regional dan mulai masuknya capital inflow asing.
Watchlist
Berikut rincian rekomendasi saham yang lain, yang dipaparkan Research Team PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk:
TPIA - Buy
•Harga berhasil menembus MA5 MA20.
•Candle terakhir berbentuk bullish harami, mengartikan saham ini berpeluang besar melanjutkan kenaikannya dalam beberapa hari ke depan.
•Stochastic golden cross mendekati area overbought.
•Entry : Rp 7.350 – 7.600
•Resistance : Rp 7.950 – 8.350
•Support : Rp 6.900
•Target : Rp 9.125
•Stop loss : Rp 6.875.
Baca Juga
Harga Minyak Tergelincir Jelang Keputusan OPEC+ Pangkas Produksi
EMTK - Buy
•Harga masih dalam tren naik.
•Walaupun candle terakhir berbentuk black spinning top, namun indikator MACD dalam keadaan golden cross, yang mengartikan saham ini berpeluang besar melanjutkan kenaikannya dalam beberapa hari ke depan.
•Stochastic mengindikasikan akan dead cross pada area overbought.
•Entry : Rp 535 - 550
•Resistance : Rp 565 - 585
•Support : Rp 515
•Target : Rp 625
•Stop loss : Rp 510.
PYFA - Buy
•Harga berkonsolidasi dalam beberapa hari perdangan terakhir.
•Walaupun candle terakhir berbentuk black spinning top, namun demikian kami melihat saham ini masih berpotensi besar mengalami kenaikan dalam beberapa hari ke depan.
•Stochastic flat.
•Entry level : Rp 256 – 262
•Resistance : Rp 270 – 280
•Support : Rp 242
•Target : Rp 310
•Stop loss : Rp 240
(Disclaimer on)

