Harga Minyak Dunia Anjlok 2,8%, Apa Pemicunya?
JAKARTA, investortrust.id - Harga minyak mentah Brent anjlok US$ 2,16 (2,87%) ke posisi US$ 73,01 per barel pada Senin (25/11/2024). Sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) merosot US$ 2,30 (3,23%) ke level US$ 68,94 per barel.
Mengutip Reuters, Selasa (26/11/2024) penurunan minyak lebih dari 2% dipicu karena usai munculnya kabar terkait Israel dan Lebanon mendekati kesepakatan untuk mengakhiri konflik. Laporan tersebut mengutip pernyataan pejabat senior Amerika Serikat (AS) yang tidak disebutkan namanya.
Israel mengatakan tengah menuju kesepakatan gencatan senjata dengan Hizbullah, meskipun masih ada beberapa isu yang harus diselesaikan. Di samping itu, pejabat Lebanon menyambut kabar ini dengan optimisme hati-hati, namun menegaskan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sulit dipercaya.
Baca Juga
Risiko Geopolitik Menurun, Harga Minyak Anjlok Lebih dari 2%
"Berita mengenai gencatan senjata antara Israel dan Lebanon tampaknya menjadi pemicu utama penurunan harga ini, meskipun konflik antara kedua negara tersebut tidak menyebabkan gangguan pasokan minyak," ujar analis dari UBS Giovanni Staunovo.
Selain itu, analis senior di Price Futures Group Phil Flynn menyebutkan, pasar minyak saat ini sangat sensitif terhadap kekhawatiran gangguan pasokan. “Laporan bahwa Netanyahu menyetujui kesepakatan gencatan senjata dengan Lebanon secara prinsip bisa menjadi katalis penurunan harga minyak. Namun, kita perlu menunggu detail lebih lanjut," ujar dia.
Baca Juga
Harga Minyak Terdongkrak Lebih dari 5% dalam Sepekan, Ini Faktor Pendorongnya

