Saat Saham MLPT Melesat 1.749%, Pengendali Multipolar (MLPL) Untung Rp 50,66 Triliun
JAKARTA, investortrust.id – Lompatan harga saham PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) kembali berlanjut hingga perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (14/11/2024). Dengan penguatan tersebut, saham emiten yang dikendalikan grup Lippo ini telah melesat sebanyak 1.749,70% dalam tiga bulan terakhir.
Data perdagangan saham BEI hari ini, saham MLPT kembali menguat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 5.175 (19,98%) menjadi Rp 31.075. Dengan demikian, saham MLPT telah melesat dari Rp 1.535 menjadi Rp 31.075 atau melesat 1.924% terhitung sejak 13 Agustus 2024 hingga 14 November 2024 atau dalam tiga bulan terakhir.
Baca Juga
Sedangkan pemegang saham yang paling diuntungkan dari kenaikan saham MLPT ini adalah PT Multipolar Tbk (MLPL), emiten yang dikendalikan Lippo Group. Multipolar bertindak sebagai pemegang 1,63 miliar atau 86,95% saham Multipolar Technology (MLPT).
Dengan harga Rp 31.075 per saham, nilai kepemilikan saham Multipor di MLPT setara dengan Rp 50,66 triliun. Dengan jumlah saham beredar MLPL sebanyak 15,68 miliar saham, maka setiap saham MLPL menggenggam Rp 3.230,38 saham MLPT. Nilai tersebut jauh di atas harga saham MLPL saat ini masih berada di level Rp 165 dengan mengacu harga penutupan kemarin di BEI.
Terkait lompatan pesat harga saham MLPT dalam tiga bulan terakhir, manajemen MLPT dalam penjelasan resminya beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa perseroan belum memiliki rencana tindakan aksi korporasi maupun rencana lain menjelang akhir 2024 hingga awal 2025.
Baca Juga
Saham Emiten Grup Lippo Perkasa, Bahkan MLPL, LPLI, dan MLPT Cetak ARA
Sedangkan dari sisi kinerja keuangan, MLPT mencatatkan pertumbuhan penjualan dari Rp 2,35 triliun menjadi Rp 2,47 triliun hingga kuartal III-2024. Kenaikan tersebut berdampak terhadap pertumbuhan laba bruto dari Rp 371,59 miliar menjadi Rp 403,97 miliar.
Perseroan juga mencatatkan kenaikan laba usaha dari Rp 194,71 miliar menjadi Rp 227,47 miliar. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat dari Rp 148,96 miliar menjadi Rp 294,88 miliar dan laba per saham naik dari Rp 79 menjadi Rp 157 per saham.
Grafik Saham MLPT

