BNI Sekuritas Prediksi IHSG Bergerak Sideways, Pantau MIKA, TOBA, RAJA, ENRG, WIFI dan BREN
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini berpotensi bergerak sideways cenderung menguat setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) keluar dan sesuai dengan ekspektasi.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memproyeksi bahwa IHSG akan berada di kisaran support 7.240 hingga 7.280 dan resistance 7.350 hingga 7.400.
“IHSG hari ini berpotensi bergerak sideways cenderung menguat setelah data inflasi US keluar dan sesuai dengan ekspektasi,” ulas Fanny dalam riset harian, Kamis (14/11/2024).
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup turun 0,18% menuju level 7.308,67, dan masih disertai dengan net sell asing Rp 816 miliar masih dari efek outflow setelah Trump terpilih sebagai presiden US. Sementara itu, saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, BMRI, TLKM, BBCA, dan BBNI.
Baca Juga
Potensi Rebound IHSG masih Terbuka, Cermati Dua Saham Berikut
Sementara itu, Bursa saham Asia pasifik bergerak mixed pada perdagangan Rabu, (13/11). BNI Sekuritas mencermati, penurunan tersebut sejalan dengan pelemahan Wall Street, seiring dengan kehati-hatian investor menjelang rilis data inflasi AS, selain itu yang menekan hasil kinerja keuangan Commonwealth Bank of Australia.
Di samping itu, para pelaku pasar juga terus mengevaluasi dampak dari rencana stimulus Jepang sebesar JPY10 triliun untuk produsen chip AI yang bertujuan memperkuat rantai pasokan penting di tengah ketegangan perdagangan antara AS dan China.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari BNI Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
1. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) Spec Buy
Area beli di 2650, cutloss jika break di bawah 2600. Jika tidak break di bawah 2650, potensi naik ke 2700-2750 short term.
2. PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) Spec Buy
Area beli di 560, cutloss jika break di bawah 550. Jika tidak break di bawah 560, potensi naik ke 600-630 short term.
3. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Spec Buy
Area beli di 1900-1950, cutloss jika break di bawah 1850. Jika tidak break di bawah 1950, potensi naik ke 2050-2150 short term.
Baca Juga
Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Trading 14 November 2024
4. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Spec Buy
Area beli di 284, cutloss jika break di bawah 282. Jika tidak break di bawah 282, potensi naik ke 290-296 short term.
5. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Spec Buy
Area beli di 434, cutloss jika break di bawah 430. Jika tidak break di bawah 434, potensi naik ke 440-444 short term.
6. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Spec Buy
Area beli di 7300, cutloss jika break di bawah 7150. Jika tidak break di bawah 7300, potensi naik ke 7500-7600 short term.

