BNI Sekuritas Prediksi IHSG Melemah, Jagokan 6 Saham Berikut
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini berpotensi melemah kembali karena menunggu data inflasi US nanti malam.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi, IHSG akan berada di kisaran support 7.240 hingga 7.280 dan resistance 7.380 hingga 7.420.
“IHSG hari ini berpotensi melemah kembali karena menunggu data inflasi US nanti malam,” ulas Fanny dalam riset harian, Rabu (13/11/2024).
Pada perdagangan kemarin (12/11/2024), IHSG ditutup naik 0,76% kemarin ke level 7.321,08, tapi masih disertai dengan net sell asing Rp 837 miliar efek outflow setelah Trump terpilih sebagai presiden US. Sementara itu, saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, TLKM, BRMS, BBNI, dan BMRI.
Baca Juga
Surya Toto (TOTO) Tebar Dividen Interim Rp 123,84 Miliar, Ini Jadwalnya
Menurut BNI Sekuritas, investor di Asia masih mencerna paket stimulus terbaru China, yang meringankan sebagian beban utang pemerintah daerah, namun tidak memiliki dukungan fiskal yang diharapkan banyak investor.
Data ekonomi China yang dipublikasikan pada Senin (11/11), menunjukkan bahwa ekspektasi kredit pada bulan lalu melambat lebih dari perkiraan.
“Sementara itu di Jepang perdana menteri Jepan Shigeru Ishiba berjanji akan memberikan dukungan lebih dari US$ 65 miliar bagi sektor semikonduktor dan kecerdasan buatan di negara tersebut selama dekade berikutnya,” tulisnya.
Berikut ini adalah rekomendasi teknikal dari BNI Sekuritas untuk perdagangan hari ini:
1. Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Spec Buy
Area beli di 464-468, cutloss jika break di bawah 454. Jika tidak break di bawah 464, potensi naik ke 478-484 short term.
2. Timah Tbk (TINS) Spec Buy
Area beli di 1345, cutloss jika break di bawah 1320. Jika tidak break di bawah 1320, potensi naik ke 1400-1420 short term.
Baca Juga
3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Spec Buy
Area beli di 2600, cutloss jika break di bawah 2570. Jika tidak break di bawah 2570, potensi naik ke 2630-2680 short term.
4. PT Petrosea Tbk (PTRO) Spec Buy
Area beli di 18600-18775, cutloss jika break di bawah 18350. Jika tidak break di bawah 18600, potensi naik ke 18900-19150 short term.
5. PT MNC Land Tbk (KPIG) Spec Buy
Area beli di 159-161, cutloss jika break di bawah 156. Jika tidak break di bawah 159, potensi naik ke 166-170 short term.
6. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Spec Buy
Area beli di 11750-11800, cutloss jika break di bawah 11550. Jika tidak break di bawah 11750, potensi naik ke 11950-12100 short term.

