Targetkan Dana Rp 1,5 Triliun, Lippo Cikarang (LCPK) Tetakan Harga Rights Issue di Bawah Harga Pasar
JAKARTA, investortrust.id – PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) menetapkan harga pelaksanaan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHETD) II atau rights issue senilai Rp 500 per saham, sehingga total dana yang bakal diraup mencapai Rp 1,5 triliun.
Harga pelaksanaan tersebut lebih rendah dari harga penutupan saham LPCK di Bursa Efek Indonesia (BEI) kemarin Rp 750 per saham.
Perseroan sebelumnya telah mengumumkan rencana penerbitan sebanyak 3 miliar saham baru. Penerbitan saham baru ini akan dilaksanakan setelah mendapatkan persetujuan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pekan ini.
Baca Juga
Tumbuh 19,6%, Lippo Cikarang (LPCK) Raup Pendapatan Rp 691 Miliar di Kuartal II-2024
Manajemen LPCK menambahkan bahwa pemegang saham yang tidak berpartisipasi dalam PMHMETD II akan terdilusi sebanyak 52,82%. Sedangkan PT Kemuning Satiatama bertindak sebagai pemegang 80,83% saham perseroan dan sisanya masyarakat sebanyak 19,17% saham.
Manajemen perusahaan yang dikendalikan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) ini menyebutkan bahwa dana yang dihimpun dari aksi korporasi ini akan digunakan untuk modal kerja perseroan dan penyertaan modal kepada entitas anak usaha.
“Perseroan memperkirakan bahwa penambahan modal dengan HMETD ini akan berdampak positif terhadap kondisi keuangan perseroan. Sebab, tujuan utama aksi koporasi ini untuk pengembangan bisnis guna mendukung pertumbuhan kinerja keuangan perseroan dan anak usaha ke depan,” tulisnya.
Baca Juga
Lippo Karawaci Tangkap Peluang Pertumbuhan Sektor Properti Indonesia
Terkait kinerja keuangan, LPCK mencatatkan angka pra-penjualan sebesar Rp 741 miliar sampai kuartal II-2024 atau mencapai 52% dari target perseroan tahun 2024 sebesar Rp 1,43 triliun.
Sedangkan pendapatan mencapai Rp 691 miliar pada paruh pertama tahun 2024, atau naik sebanyak 19,6% dari periode yang sama tahun sebelumnya atau year on year (yoy). Kenaikan ini didorong oleh peningkatan serah terima unit rumah tapak dan rumah toko kepada konsumen, serta pendapatan lahan industri yang lebih tinggi.
Grafik Saham LPCK

