XRP, APT, dan LINK Jadi 3 Altcoin Teratas Pilihan Investasi di Oktober Ini
JAKARTA, investortrust.id - Di saat kinerja aset kripto mengalami koreksi, analis Santiment mengungkapkan bahwa ada tiga alternative coin (altcoin) yang memiliki potensi kenaikan besar berdasarkan perkembangan yang terjadi dan meningkatnya permintaan institusional, yakni XRP, APT, dan LINK.
XRP
Aset kripto dari Ripple yaitu XRP telah mencatat sentimen yang tinggi meski kondisi aset kripto belakangan ini bergejolak. Pengajuan Bitwise untuk dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) spot XRP telah menarik minat investor.
Pada saat yang sama, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) telah mengajukan banding ke pengadilan usai kegagalan hukum sebelumnya dalam gugatan XRP. Banding SEC menyebabkan harga XRP anjlok hingga 15% turun ke US$ 0,52 dari level perdagangan pada hari Kamis (3/10/2024).
Namun, ada sejumlah pelaku pasar yang mengantisipasi potensi pemulihan. Optimisme seputar reli “Uptober” dapat mendorong XRP melampaui batas US$ 0,60, terutama meningkatnya minat dari para trader.
Baca Juga
Pakar Peringatkan ETF XRP dapat Membuka Pintu Manipulasi Institusional
Aptos (APT)
Altcoin lainnya yang menarik minat di pasar adalah Aptos (APT). Aptos Labs baru-baru ini membuat langkah signifikan dengan memasuki pasar Web3 Jepang dengan mengakuisisi HashPallete.
Integrasi blockchain Palette yang merupakan salah satu blockchain paling populer, memungkinkan Aptos untuk menghubungkan pengembangan tradisional dengan ekosistem Web3 yang terus berkembang.
Lebih jauh, blockchain Aptos telah menjalin kemitraan dengan dana pemerintahan AS untuk menghadirkan blockchain Aptos demi peningkatan efisiensi. Kemitraan ini diharapkan dapat meningkatkan lalu lintas jaringan, dengan analis memperkirakan bahwa APT dapat naik hingga US$ 20 dalam waktu dekat.
Baca Juga
Analis Bloomberg Sebut XRP dan Solana ETF akan Terbang Jika Donald Trump Menang di Pemilu AS
Chainlink (LINK)
Chainlink (LINK) juga mengalami tren peningkatan dalam beberapa minggu terakhir, terutama karena kemitraannya dengan SWIFT dalam upaya untuk berintegrasi dengan TradFi secara lebih efektif. Melalui protokol interoperabilitas lintas rantai, LINK telah membuktikan bahwa ia dapat mengintegrasikan berbagai jaringan blockchain dan memposisikan yayasan perusahaan sebagai pemimpin dalam kolaborasi blockchain-fintech.
Sentimen optimistis dengan LINK karena perusahaan ini memperkuat jaringannya dan memperluas kolaborasinya. Dengan semakin populernya blockchain di sektor keuangan, semakin banyak lembaga yang cenderung menunjukkan minat pada solusi LINK.

