Saham GOTO Anjlok kembali Sentuh Level ‘Gocapan’!
JAKARTA, investortrust.id – Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali anjlok hingga menyentuh level ‘gocapan’ atau di bawah Rp 60 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/10/2024). Bahkan, saham GOTO sentuh level terendah baru Rp 58 terhitung sejak 20 September.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham GOTO masih dalam daftar lima saham dengan penurunan paling dalam intraday sesi I hari ini dengan penurunan 6,25% menjadi Rp 60 dan terendah Rp 58. Penurunan saham GOTO paling pesat setelah saham EURO dan SAPX. Penurunan tersebut juga sejalan dengan koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI sebanyak 40 poin hingga pukul 10.10 WIB.
Baca Juga
Kerja Sama dengan Dua Raksasa Teknologi China Ini bikin Saham GOTO Melesat 32% Sebulan
Data perdagangan saham BEI mengungkap bahwa pola perdagangan saham GOTO dalam 6 hari terakhir menunjukkan tren penguatan setelah mencapai level tertinggi Rp 70 pada 27 September 2024. Sejak rekor tersebut, saham GOTO terus mengalami penurunan hingga menyentuh angka Rp 58 pada perdagangan hari ini.
Terkait dengan transaksi investor asing terungkap penjualan bersih (net sell) saham GOTO masih besar hingga kini. Data BEI mengungkap net sell telah mencapai Rp 690,19 miliar dalam sebulan terakhir atau terhitung sejak 4 September hingga 3 Oktober 2024. GOTO tercatat satu dari tiga saham yang mencatatkan net sell terbanyak dalam sebulan terakhir.
Sebelumnya, NH Korindo Sekuritas Indonesia dalam riset terakhir yang diterbitkan menyebutkan bahwa saham GOTO ditargetkan menuju Rp 77 dengan rekomendasi beli.
Baca Juga
GOTO Tutup Operasional di Vietnam, Manajemen Beri Penjelasan Ini
Target beli saham teknologi terbesar di Indoensia ini didukung atas keberhasilan perseroan dalam memangkas kerugian pada semester I-2024 dan efisiensi yang terus berjalan dengan baik. Target harga tersebut juga mempertimbangkan kenaikan take rate perseroan.
Begitu juga dengan BRI Danareksa Sekuritas masih mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 90 per saham. Target harga tersebut mempertimbangkan peluang kenaikan pendapatan, seiring dengan berlanjutnya kenaikan komisisi layanan perusahaan teknologi di Indonesia.
Grafik Saham GOTO Lima Hari Terakhir

