IHSG Turun Tipis, tapi Saham SOTS, KRAS, hingga LABA justru Melesat
JAKARTA, investortrust.id–Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (3/10/2024), ditutup turun tipis 19,43 poin (0,26%) menjadi 7.543,83. Pergerakan indeks berada dalam rentang 7.504-7.581.
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi sejumlah sektor saham, seperti saham sektor energi 0,71%, sektor material dasar 0,69%, sektor teknologi 1,11%, sektor kesehatan 0,69%, dan sektor transportasi 0,14%. Sebaliknya saham sektor consumer primer, property, keuangan, dan infrastruktur menguat.
Baca Juga
Merosot US$ 5,96, Harga Minyak Mentah Indonesia September 2024 Ditetapkan US$ 72,54 per Barel
Saat indeks turun tipis, saham PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) melesat hingga auto reject atas (ARA) dengan penguatan 24,83% menjadi Rp 362. Kenaikan juga melanda saham PT Kratau Steel Tbk (KRAS) menguat 24,06% menjadi Rp 165, PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (AKSI) sebanyak 23,08% menjadi Rp 480, PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 22,49% menjadi Rp 610, dan PT Tira Austenite Tbk (TIRA) naik 20,93% menjadi Rp 520.
Kondisi sebaliknya dicatatkan beberapa saham ini dengan pelemahan paling dalam, yaitu saham PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), PT Estee Gold Fleet Tbk (EURO), PT Jaya Trishindo Tbk (HELI), PT Fortune Indonesia Tbk (FORU), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), dan PT Citra Putra Realty Tbk (CLAY).
Baca Juga
Ketum Kadin Anindya Bakrie Ingin Tingkatkan Kontribusi Industri Digital terhadap PDB
IHSG kemarin ditutup anjlok sebanyak 78,87 poin (1,03%) menjadi 7.563,26. Pergerakan indeks dalam rentang 7.501-7.642 dengan nilai transaksi Rp 13,88 triliun. Pemodal asing melanjutkan penjualan bersih, meski demikian saham PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi pilihan teratas pemodal asing kemarin.
Grafik IHSG

