IHSG Dibuka Anjlok Ikut Pelemahan Bursa Global, tapi Sejumlah Saham Ini Tetap Melesat
JAKARTA, investortrust.id– Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (2/10/2024), dibuka langsung anjlok sebanyak 63 poin (0,81%) menjadi 7.578. Bahkan, IHSG sempat anjlok hingga level 7.567.
Pelemahan tersebut dipicu atas koreksi seluruh sektor saham, seperti saham sektor industry, sektor consumer primer, sektor consumer non primer, sektor infrastruktur, sektor keuangan, sektor teknologi, dan sektor property.
Baca Juga
Meski IHSG terjerembab, tiga saham ini masih berhasil torehkan pengutan harga yang mengesankan, seperti saham PT Inter Delta Tbk (INTD) menguat 25,89% menjadi Rp 248, PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) naik 15,23% menjadi Rp 560, dan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) naik 9,76% menjadi Rp 270.
Sebaliknya tiga saham dengan penurunan paling pesat, yaitu saham PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO), PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS), dan PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA).
IHSG kemarin ditutup naik signfikan sebanyak 114,2 poin (1,52%) menjadi 7.642,13. Pemodal asing kembali berbalik mencatatkan pembelian bersih (net buy) senilai Rp 509,41 miliar dengan saham pilihan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 116,88 miliar, PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Rp 112,31 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 96,46 miliar.
Baca Juga
Beban Keuangan Turun, Darma Henwa (DEWA) Cetak Kenaikan Segini
Penguatan tersebut ditopang kenaikan sejumlah sektor saham, seperti sektor energi melambung 2,50%, sektor material dasar 2,19%, sektor property 1,02%, sektor consumer non primer 0,81%, sektor keuangan 0,32%, dan sektor industry 0,64%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan 0,02%.
Sedangkan saham dengan kenaikan paling pesat dicatatkan saham PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) auto reject atas (ARA) 24,62% menjadi Rp 486. Kenaikan juga melanda saham PT Panca Mitra Multiperdana Tbk (PMMP) sebanyak 21,64% menjadi Rp 163, PT Green Power Group Tbk (LABA) naik 17,90% menjadi Rp 540, PT Bumi Resouces Tbk (BUMI) menguat 17,21% menjadi Rp 143, dan PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) naik 13,94% menjadi Rp 188.

