Asing Net Sell Saham Rp 1,85 Triliun Pertama Kali, Bank Besar Ini Dilepas
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing berbalik mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 1,85 triliun. Aksi jualan saham tersebut memicu indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (25/9/2024), anjlok sebanyak 37,59 poin (0,48%) menjadi 7.740,90.
Lima saham dengan net sell terbanyak disumbangkan saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 1,67 triliun, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 551,86 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 121,32 miliar, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 54,29 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 47,57 miliar.
Baca Juga
Ketum Kadin Anindya Bakrie Akui Dapat Wejangan Khusus dari Menko Airlangga
Sebaliknya lima saham ini catatkan pembelian bersih (net buy), yaitu saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 84,74 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 82,07 miliar, PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) Rp 74,67 miliar, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) Rp 53,39 miliar, dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 42,32 miliar.
Terkait pelemahan IHSG hari ini dipicu atas koreksi sejumlah saham kapitalisasi pasar besar, seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 3,62% menjadi Rp 5.225, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melemah 3,45% menjadi Rp 5.600, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) terkoreksi 3,03% menjadi Rp 7.200, dan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) anjlok 3,46% menjadi Rp 6.975. Sebaliknya saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) justru masih bisa menguat 0,46% menjadi Rp 10.850.
Baca Juga
Tren Investasi Hilirisasi Meningkat, Diyakini Bisa Topang Pertumbuhan Ekonomi Era Prabowo
Secara sektoral, penyumbang terbesar koreksi IHSG datang dari saham sektor keuangan 1,37%, sektor transportasi 1,12%, sektor energi 0,51%, sektor consumer non primer 0,36%, dan sektor consumer non primer 0,36%. Sebaliknya saham sektor material dasar melesat 1,92%, sektor teknologi 1,45%, dan sektor kesehatan 0,29%.
Meskipun IHSG anjlok, lima saham ini masih catatkan lomptan harga, seperti saham PT Indo Straits Tbk (PTIS) melesat hingga auto reject atas (ARA) sebanyak Rp 62 (25%) menjadi Rp 310. Kenaikan juga melanda saham PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) sebanyak Rp 760 (24,60%) menjadi Rp 3.850, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) menguat Rp 41 (22,16%) menjadi Rp 226, PT Bank J Trust Indonesia Tbk (BCIC) menguat Rp 19 (16,10%) menjadi Rp 137, dan PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) menguat Rp 64 (15,24%) menjadi Rp 484.

