Saat IHSG Anjlok lebih dari 2%, Asing justru Net Buy Rp 523 Miliar, Ada Saham ARTO
JAKARTA, investortrust.id – Pemodal asing justru mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham di seluruh pasar senilai Rp 523,12 miliar, meskipun indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20/9/2024), anjlok sebanyak 162,39 poin (2,05%) ke level 7.743 akibat kejatuhan saham-saham emiten Prajogo Pangestu.
Net buy terbanyak dicatatkan saham PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 212,70 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 160,19 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 102,53 miliar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 96,44 miliar, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) Rp 94,98 miliar.
Baca Juga
XL Axiata (EXCL) dan Pabrikan Motor Listrik Lokal Kerja Sama, Ini Hasilnya
Sebaliknya penjualan bersih (net sell) melanda lima saham berikut, yaitu saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 144,44 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 122,79 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 105,52 miliar PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Rp 95,22 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 91,85 miliar.
Kejatuhan dalam IHSG hari ini dipicu atas anjlokyan seluruh saham emiten Prajogo, khususnya, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) langsung anjlok hingga auto reject bawah (ARB) setelah TFSE Global gagal memuat saham tersebut dalam perhitungan FTSE Global Index-large capital market. Hal ini dipicu atas minimnya jumlah rendahnya persentase saham pulik.
Berdasarkan data perdagangan saham BEI, saham BREN terjun bebas ARB Rp 2.200 (19,95%) menjadi Rp 8.825. Penurunan juga melanda saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) anjlok sebanyak 10,56% menjadi Rp 8.050, dan PT Barito Pacific Tbk (BRPT) terjungkal 10,88% menjadi Rp 1.065.
Saham emiten Prajogo lainnya PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) anjlok lebih dalam mencapai 18,08% menjadi Rp 7.250 dan saham PT Petrosea Tbk (PTRO) terkoreksi sebanyak 10,38% menjadi Rp 11.650.
Baca Juga
Ketum Kadin Anindya Bakrie dan Mentan Amran Bahas Keberlanjutan Kebijakan Ekonomi
Meski IHSG terjerembab, dua saham ini masih berhasil pertahankan kenaikan hingga auto reject atas (ARA), yaitu saham PT Chitose Internasional Tbk (CINT) naik 34,13% menjadi Rp 224 dan PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) menguat 24,68% menjadi Rp 2.880.
Kenaikan juga melanda saham PT Sona Topas Tourism Industry Tbk (SONA) sebanyak 23,86% menjadi Rp 2.440, PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) naik 12,03% menjadi Rp 298, dan PT Multipolar Tbk (MLPL) sebanyak 11,90% menjadi Rp 94. Sebaliknya penurunan paling dalam melanda saham BREN, CUAN, PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO), BRPT, TPIA, PTRO, dan Saham PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).
Grafik IHSG

