Ekspansi, Trisula Textile (BELL) Incar Tambahan 10 Toko hingga Akhir 2024
JAKARTA, investortrust.id - Emiten penyedia kain, seragam, dan fashion, PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL) berencana memperluas jaringan ritelnya dengan menambah total 10 Point of Sales (POS) hingga akhir tahun 2024.
Sebagai informasi, BELL beroperasi melalui 6 distributor, 123 toko yang tersebar hampir seluruh provinsi di Indonesia, dan merek ritel unggulan JOBB dan Jack Nicklaus. Saat ini, JOBB memiliki 132 POS, dan Jack Nicklaus memiliki 51 POS.
Presiden Direktur BELL, Karsongno Wongso Djaja mengatakan, BELL baru-baru ini juga meresmikan pabrik baru yang dikelola anak usaha, PT Trimas Bellindo Aparel Manufaktur, di Solo, Jawa Tengah.
Baca Juga
Laba Semester I Tergelincir, Trisula Textile (BELL) Siapkan Pemacu Kinerja
“Fasilitas yang mulai beroperasi pada kuartal II-2024 ini akan berfokus pada produksi pakaian jadi dengan kapasitas sekitar 500.000 garmen per tahun,” kata Karsongno melalui keterangan yang diterima investortrust.id, Selasa (17/9/2024).
Sementara itu, secara kinerja keuangan, BELL juga menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan hingga semester I-2024, penjualan BELL naik 18% (YoY) menjadi Rp 281 miliar dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp 237 miliar.
Dengan hasil yang positif ini, BELL optimis dapat mencapai target pertumbuhan penjualan sebesar 15% untuk tahun ini.
“BELL telah berhasil tumbuh dan bertahan selama 56 tahun dengan beradaptasi dengan dinamika pasar yang terus berkembang dengan tetap mempertahankan komitmen dan konsistensi kami terhadap kualitas dan keberlanjutan,” ujar dia.
Baca Juga
Tambah 2 Armada Baru, Hasnur (HAIS) Optimistis Capai Target Volume Angkut 11,2 Juta MT
Kesuksesan BELL didukung oleh penggunaan mesin berteknologi tinggi yang strategis untuk memastikan stabilitas kualitas dan proses produksi yang efisien.
Rangkaian produk Perusahaan, yang terutama mencakup seragam dan pakaian, salah satu ciri khasnya adalah kain regang (stretch) yang inovatif serta fitur khusus seperti bahan tahan air dan anti api.
“Inovasi ini tidak hanya menjadikan BELL unik tetapi juga memenuhi kebutuhan unik para pelanggannya,” katanya.
Sejalan dengan pandangan ke depan, fokus BELL tetap pada peningkatan kekuatannya dalam inovasi, kualitas, dan perluasan pasar untuk menghadapi tantangan industri tekstil. Kemampuan Perusahaan untuk beradaptasi dan berkembang menegaskan posisinya sebagai pemain di sektor tekstil Indonesia.
Grafik Harga Saham BELL secara Ytd:

