Melesat lebih dari 100%, Saham FMII, HOMI, dan MLPT Akhirnya Disuspensi
JAKARTA, investortrust.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan tiga saham berikut mulai sesi I, Kamis (12/9/2024). Penghentian dipicu atas lompatan harga masing-masing saham tersebut lebih dari 100% dalam dua pekan terakhir.
Ketiga saham tersebut adalah PT Fortune Mate Indonesia Tbk (FMII), PT Grand Houese Mulia Tbk (HOMI), dan PT Multipolra Technology Tbk (MLPT). Berdasarkan data, saham FMII telah melesat sebanyak 135% dari Rp 134 pada akhir Agustus menjadi Rp 316 pada penutupan transaksi kemarin.
Baca Juga
Ekspansi Berlanjut dan Kinerja Tetap Positif, Saham Sari Boga (RAFI) Layak Dilirik
Begitu juga dengan saham HOMI telah melambung dari level Rp 137 akhir Agustus menjadi Rp 264 pada penutupan perdagangan kemarin. Dengan demikian terjadi lonjakan 92,7% dan saham ini sempat mengalami auto reject atas (ARA) berhari-hari.
Penguatan tak kalah mengesankan juga dicatatkan saham MLPT, bahkan berhasil cetak ARA tiga hari beruntun. Saham MLPT telah melambung dari penutupan akhir Agustus Rp 1.630 menjadi Rp 3.600 hingga kemarin atau melesat 120%.
Baca Juga
Secara bersamaan BEI juga menetapkan pergerakan tiga saham ini di luar kebiasaaan atau unusual market activity (UMA) didorong kenaikan harga dalam beerapa hari terakhir. Tiga saham tersebut adalah PT Voksel Electric Tbk (VOKS), PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI), dan PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk (OPMS).
Terkait prediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menyebutkan, belum ada perubahan signifikan pada pergerakan IHSG setelah sebelumnya berhasil breakout resisten 7.726. Terbuka peluang penguatan menuju level tertinggi baru (all time high/ATH) 7.835 dan level support yang harus diwaspadai adalah 7.610.
Hari ini, BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan beli dua saham berikut, yaitu saham ERAA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 450-468 dan saham MNCN direkomendasikan beli dengan target harga Rp 350-380. Sebaliknya saham AMMN dan TPIA direkomendasikan sell.
Grafik Saham FMII, HOMI, dan MLPT

