ETF Bitcoin dan Ethereum Catat Rekor Arus Masuk di Tahun Ini, IBIT dan ETHA Melonjak
JAKARTA, investortrust.id - Dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) Bitcoin dan Ethereum telah menyumbang porsi yang cukup besar dari arus masuk ETF diantara dana yang diluncurkan di tahun ini.
Melansir Crypto News Flash, Rabu (4/9/2024), iShares Bitcoin Trust (IBIT) dan iShares Ethereum Trust (ETHA) milik BlackRock tetap berkinerja yang paling baik diantara ETF kripto yang ada.
Presiden The ETF Store Nate Geraci belum lama ini memposting bagan yang menunjukan penerbit ETF teratas berdasarkan arus masuk secara year to date (ytd). Ia mencatat, bahwa 13 dari 25 ETF teratas yang diluncurkan tahun ini terkait dengan Bitcoin atau Ethereum.
Baca Juga
Pasar Kripto Melemah di Tengah Potensi Penurunan Suku Bunga, Begini Potensinya Bulan Ini
Hal ini juga menyoroti pertumbuhan Bitcoin dan Ethereum sebagai instrumen investasi alternatif. Menurutnya, ETF Bitcoin menduduki posisi empat teratas dari sekitar 400 ETF yang diluncurkan di tahun ini.
Lalu menurut, IBIT milik BlackROck memimpin dari semua ETF yang baru diluncurkan, dengan arus masuk ytd mencapai US$ 21 miliar. Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund (FBTC) menyusul di belakangnya dengan arus masuk bersih sebesar US$ 10 miliar.
ARK 21Shares Bitcoin ETF (ARKB) dan Bitwise Bitcoin ETF Trust (BITB) juga menonjol, masing-masing mencatatkan arus masuk bersih sebesar US$ 2 miliar. Sementara itu, ETHA milik BlackRock kini menjadi ETF kripto terbesar kelima, mengumpulkan lebih dari US$ 1 miliar arus masuk bersih sejak Agustus lalu.
Baca Juga
Intip Kalender Kripto di Bulan Ini, September akan Jadi Bulan yang Besar bagi Pasar Kripto
Dengan hasil ini, menjadikan BlackRock sebagai penerbit dengan kepemilikan ETF kolektif terbesar di pasar kripto, yang menunjukan pengaruh perusahaan yang semakin besar.
Untuk memperkuat dominasinya, BlackRock telah bermitra dengan Nasdaq untuk mendaftarkan dan memperdagangkan opsi untuk iShares Ethereum Trust. Proposal tengah ditinjau oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) yang diharapkan akan memperoleh keputusan akhir pada April 2025.
Jika proposal tersebut disetujui, investor dapat memilih opsi berbiaya rendah untuk berinvestasi di Ethereum. Hal ini akan semakin memperkuat posisi BlackRock sebagai pemimpin di bidang kripto.

