PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp 17,3 Triliun hingga Agustus 2024
JAKARTA, investortrust.id – PT PP (Persero) telah mengantongi nilai kontrak baru sebesar Rp 17,3 triliun sampai 25 Agustus 2024. Jumlah ini turun 22,96% dari perolehan periode delapan bulan pada 2023 yang sebesar Rp 22,55 triliun.
“Penurunan (kontrak) itu memang kejadiannya adalah terdapat beberapa proyek yang prosesnya mundur untuk tendernya, banyak di kuartal ketiga dan keempat,” jelas Direktur Keuangan PTPP Agus Purbianto dalam Pubex Live 2024, Rabu (28/8/2024).
Struktur kontrak baru yang diperoleh emiten infrastruktur ini sampai Agustus 2024, masih didominasi proyek dari pemerintah sebanyak 38%, swasta 38%, dan BUMN sebesar 24%.
Baca Juga
PTPP Rampungkan Proyek Penataan Kawasan Hijau Solo Senilai Rp 170 Miliar
Lebih rinci lagi, jumlah kontrak baru sebesar Rp 17,3 triliun tersebut, didominasi oleh pengerjaan proyek sektor jalan dan jembatan sebesar 54%, gedung 28%, industri 14%, serta sisanya berasal dari bendungan, pelabuhan, dan lainnya.
Sampai Juni 2024, pendapatan perusahaan tercatat naik 9,28% (yoy) menjadi Rp 8,7 triliun. Di sisi lain, terdapat kenaikan laba operasi sebesar 16,77% (yoy) dengan pencapaian sebesar Rp 1,14 triliun.
Agus pun menyatakan, akan terus menjaga eksistensi dengan mempertahankan performa terbaik manajemen.
Baca Juga
“Aspek quality, perkuatan manajemen risiko, serta pengelolaan keuangan yang tepat menjadi prioritas utama perusahaan untuk menghadapi situasi dunia usaha. Terutama sektor konstruksi yang sangat challenging, dengan berbagai dinamika mikro dan makro yang ada,” ucap dia.
Selain itu, Agus menegaskan bahwa PTPP akan fokus dalam menjalankan strategi perusahaan yaitu perkuatan bisnis utama, yakni konstruksi dalam rangka mencapai target akhir tahun. Mereka juga menyatakan selalu berkomitmen dalam penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
“Saat ini fokus perusahaan yaitu mengoptimalisasi kinerja perusahaan dalam rangka mencapai target di akhir tahun 2024,” tutup Agus. (CR-10)
Grafik Harga Saham PTPP:

