Di Tengah Reli Kripto, Jutawan Bitcoin Melonjak 111% dalam Setahun
JAKARTA, investortrust.id - Menurut Laporan Kekayaan Kripto 2024 dari Henley and Partners, jumlah jutawan Bitcoin di seluruh dunia melonjak sebesar 111% di tahun lalu, dengan 85.400 orang saat ini mengantongi lebih dari US$ 1 juta atau setara Rp 15,5 miliar dalam Bitcoin hingga 30 Juli lalu.
Melansir Cointelegraph, Rabu (28/8/2024), laporan keuangan itu juga menyebutkan, tidak hanya pengguna Bitcoin saja, namun ada 172.300 orang di seluruh dunia yang memegang lebih dari US$ 1 juta dalam bentuk aset kripto, naik 95% dari 88.200 pengguna di tahun lalu.
‘Eselon atas’ orang-orang kaya kripto juga mengalami peningkatan signifikan. Jumlah orang-orang yag mengandung lebih dari US$ 100 juta dalam bentuk aset kripto sebanyak 325 orang, tumbuh 79%. Lalu, enam miliarder kripto baru juga tercipta di tahun lalu, menjadikan jumlah total pemegang kripto bernilai sembilan angka menjadi 28.
Baca Juga
Akankah Agustus Ditutup dalam Tren Bullish Kripto, Berikut Prediksinya
Dalam statistik yang ada di laporan tersebut, didasarkan pada campuran ‘model tingkat kekayaan internal’ dan informasi sumber terbuka dari platform kripto utama seperti CoinMarketCap, Binance, BscScan, dan Etherscan.
Kepala Peneliti di New World Wealth Andrew Amoils mengungkapkan, meski “kelompok jutawan” kripto mengalami pertumbuhan tertinggi, peningkatan jumlah miliarder utamanya didorong oleh Bitcoin.
Baca Juga
Total Investasi di Pasar Uang AS Capai US$ 6,2 Triliun, Dorong Potensi Bitcoin untuk Melesat
“Dari enam miliarder kripto baru yang muncul selama setahun terakhir, lima berasal dari Bitcoin. Hal ini menggarisbawahi posisi dominannya (Bitcoin) dalam hal menarik investor jangka panjang yang membeli kepemilikan besar,” ujarnya.
Pengenalan dana yang diperdagangkan di bursa atau exchange traded fund (ETF) Bitcoin spot disebut menjadi pendorong utama di balik pertumbuhan pesat dalam jumlah jutawan baru dan reli yang lebih luas di sektor kripto.

