Ingin Tarik Banyak Investor Ritel, MNC Digital (MSIN) Pilih Stock Split
JAKARTA, investortrust.id - PT MNC Digital Entertaiment (MSIN) berupaya menjaring lebih banyak pemeagng saham, sehingga nilia nominal sahamnya akan dipecah atau stock split.
Emiten milik Hary Tanoesoedibjo itu sebelumnya tengan merancang stock split dengan rasio 1:5. Nilai nominal saham MSIN akan dipecah dari Rp 50 menjadi Rp 10 per saham.
Baca Juga
"Kalau kita bicar harga saham MSIN sekitar Rp 6.000, investor yang mau membeli sebanyak satu lot saham harus menyiapkan dana Rp 600.000. Nilai tersebut besar, sehingga kami memilik stock split, sehingga investor dengan modal Rp 120 ribu bisa membeli saham MSIN," kata Investor Relations MSIN Luthan Fadel Putra dalam Paparan Publik Insidentil MSIN, Jumat, (23/8/2024).
Perseroan menyebutkan stock split akan membuat jumlah saham beredar MSIN meningkat drastic dari 12,13 miliar saham menjadi 60,67 miliar saham. "Hal ini akan mengundang lebih banyak lagi investor ritel. Jadi kita mau mengundang lebih banyak lagi, khususnya investor ritel untuk berinvestasi di saham MSIN," ujar Fadel.
Sebelumnya, Executive Chairrman MNC Group Hary Tanoesoedibdjo mengatakan, aksi korporasi tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan investor MSIN. “Saya yakin stock split ini akan mencerminkan kinerja kami yang kuat dan prospek positif di masa depan,” kata Hary Tanoe.
Baca Juga
MNC Asia (BHIT) Kembali Getol Tambah Saham di MNC Kapital (BCAP) dan MNC Land (KPIG)
Berdasarkan data penutupan perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham MSIN ditutup turun ke level Rp 5.850. Dengan harga tersebut, saham MSIN telah melesat sebanyak 111,19% dalam sebulan terakhir.
Dipicu lompatan harga tersebut, BEI sempat menghentikan sementara perdagangan saham MSIN pada 20 Agustus 2024 dan transaksinya dibuka kembali pada 21 Agustus.
Grafik Saham MSIN

