IHSG Berpeluang Cetak Rekor Baru lagi, Saham BNGA dan BBYB Layak Dilirik
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (20/8/2024), berpotensi lanjutkan penguatan menuju area 7.590. Peluang ini terbuka setelah indeks berhasil menembus resisten 7.454.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset hari ini menyebutkan bahwa IHSG masih berada dalam area tren bullish dengan potensi lanjutkan penguatan ke area 7,590. Sedangkan level support yang perlu diwaspadai adalah 7.354.
Baca Juga
Lima Saham Disuspensi Hari Ini Dipicu Lonjakan Harga, Dua Saham Milik Hary Tanoe
Sedangkan saham yang layak dicermati hari ini adalah saham BBYB direkomendasikan beli dengan target harga Rp 276-308 dan saham BNGA direkomendasikan beli dengan target harga Rp 1.915-1.980. Sebaliknya saham CPIN dan DSNG direkomendasikan jual.
Kemarin, IHSG ditutup ke rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) dengan kenaikan 34,74 poin (0,47%) menjadi 7.466,83. Pemodal asing kembali mencatatkan pembelian bersih (net buy) saham mencapai Rp 599,53 miliar.
Net buy terbanyak melanda lima saham ini, yaitu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 431,55 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 244,07 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 74,05 miliar, dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) Rp 51,87 miliar.
Baca Juga
Wall Street Bullish: S&P 500 dan Nasdaq Reli 8 Hari Beruntun, Dow Melonjak di Atas 200 Poin
Penguatan indeks kemarin ditopang kenaikan mayoritas sektor saham, seperti sektor konsumer primer naik 3,31%, sektor industri naik 1,17%, sektor keuangan 0,65%, sektor transportasi 0,41%, dan sektor material dasar 0,66%. Sebaliknya penurunan melanda saham sektor kesehatan 0,45%, sektor infrastruktur 0,44%, dan sektor energy 0,06%.
Di tengah penguatan IHSG hingga cetak ATH baru, enam saham berhasil menguat hingga auto reject atas (ARA), PT Victoria Investama Tbk (VICO) melesat 34,58% menjadi Rp 144, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) melesat 34,53% menjadi Rp 187, PT Asuransi Jiwa Syariah Jasa Mitra Abadi Tbk (JMAS) melesat 34,55% menjadi Rp 148, dan PT Tempo Intimedia Tbk (TMPO) naik 33,78% menjadi Rp 99.
Grafik IHSG

