IHSG Torehkan ATH Pagi Ini, Begini Kata BEI
JAKARTA, investortrust.id - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (15/8/2024), dibuka melesat hingga kembali cetak rekor tertinggi baru (all time high/ATH) intraday setelah tembus level 7.460.
Kenaikan tersebut ditopang penguatan mayoritas sektor saham, seperti saham sektor konsumer primer, konsumer non primer, transportasi, properti, dan keuangan. Kenaikan juga melanda saham sektor kesehatan dan teknologi. Namun sejam usai pembukaan perdagangan, IHSG dilanda profit taking. Hingga pukul 10.27 WIB, IHSG turun 24,85 poin (0,36%) menjadi 7.412.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Bursa Efek Indonesia (BEI) Irvan Susandy membeberkan bahwa penguatan IHSG tersebut dipengaruhi oleh beberapa factor, khususnya membesarnya peluang penurunan Fed Rund Rate dalam waktu dekat ini. Bahkan, menurut Fedwatch Tool, peluang The Fed penurunan suku bunga bulan depan mencapai 100%.
Baca Juga
Saham Meratus (KARW) Melesat 4.140%, Keluarga Menaro Ini Untung Nyaris Rp 1 Triliun
“Hal ini juga menjelasakan kenapa dalam beberapa hari ini kita melihat Rupiah mengalami penguatan yang cukup signifikan terhadap dolar AS. Saat ini sudah berada di level 15.600 per dolar AS,” ujar Irvan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/8/2024).
Selain itu, Irvan menilai bahwa laporan keuangan dari emiten pada kuartal II 2024 yang masih menunjukkan pertumbuhan terutama beberapa saham dengan kapitalisasi pasar besar juga di apresiasi positif oleh pelaku pasar sehingga mendorong kinerja IHSG.
Jika hal ini terus berlanjut dan tidak ada gejolak yang signifikan di market, BEI optimistis dan berharap kapitalisasi pasar saham dapat menembus angka US$ 1 triliun pada tahun ini dari posisi saat ini di angka US$ 773 miliar.
Baca Juga
Laba Bersih Bundamedik (BMHS) Meroket 157% Jadi Rp 10,96 Miliar di Semester I-2024
“Didorong oleh optimisme penurunan suku bunga, penguatan rupiah dan penambahan jumlah emiten tercatat serta kinerja emiten yang terus tumbuh, bukan tidak mungkin kapitalisasi pasar akan terus meningkat signifikan,” terangnya.
Sebagai informasi, pada perdagangan kemarin (14/8/2024), IHSG kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa. IHSG ditutup pada level 7.436,039 atau naik sebesar 1,08% dan secara YTD naik 2,24%.
Grafik IHSG

