Deretan Sentimen Positif Diprediksi Bakal Dorong Penguatan Lanjutan IHSG Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id - Phintraco Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat dalam rentang 7.350-7.454 pada hari ini, Kamis (15/8/2024).
Mengutip riset harian Phintraco Sekuritas, secara teknikal pola rising window yang terbentuk seiring dengan golden cross pada MA5 dan MA20 mengindikasikan adanya penguatan lanjutan pada IHSG. Sejalan dengan hal tersebut, terbentuk golden cross pada MACD serta pelebaran positive slope.
Beberapa sentimen diyakini dapat menopang IHSG diantaranya, pelaku pasar mengantisipasi beberapa rilis data ekonomi AS di antaranya Initial Jobless Claims pekan lalu, Retail Sales bulan Juli, serta Industrial Production bulan Juli yang dijadwalkan rilis pada hari ini.
“Initial Jobless Claims diperkirakan akan meningkat menjadi 235 ribu dari yang sebelumnya sebesar 233 ribu,” tulis riset tersebut.
Baca Juga
Bos Blue Bird (BIRD) Optimistis Laba Tumbuh Dua Digit di Semester II-2024
Rilis data Initial Jobless Claims menjadi salah satu data krusial yang dinantikan pasar seiring dengan kekhawatiran terhadap pertumbuhan lapangan kerja yang melambat di AS yang berdampak terhadap kekhawatiran timbulnya resesi.
“Dari regional, Jepang akan merilis data GDP Growth Annualized Preliminary kuartal II-2024 pada Kamis (15/8) yang diperkirakan akan tumbuh positif yakni 2,1% (year on year/yoy) dari perkiraan di kuartal-I yang mengalami kontraksi sebesar 2,0%,” paparnya.
Di sisi lain, China juga akan merilis data Industrial Production di hari yang sama, dan diperkirakan akan tumbuh 5,2% dari yang sebelumnya 5,3% di Juni 2024. Meskipun pertumbuhan Industrial Production bulan Juni 2024 melampaui ekspektasi pasar, pasar masih memperkirakan aktivitas manufaktur di China mengalami perlambatan.
Baca Juga
Kiwoom Sekuritas Jagokan ASII, BBRI, ERAA dan INKP Hari Ini (15/8/2024)
Dari domestik, pasar menantikan rilis data Balance of Trade bulan Juli 2024 yang masih mencatatkan surplus sebesar US$ 2,45 miliar atau meningkat dari bulan Juni 2024 yang tercatat sebesar US$ 2,39 miliar.
“Hal tersebut seiring dengan ekspektasi ekspor yang diperkirakan akan tumbuh signifikan sebesar 3,85% dibandingkan Juni 2024 1,17% serta penurunan signifikan pada impor menjadi 0,04% dibandingkan Juni 2024 7,58%,” terangnya.
Adapun saham-saham yang dapat diperhatikan pada Kamis (15/8) meliputi PT Astra Otoparts Tbk (AUTO), PT Astra International Tbk (ASII), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Bank Cimb Niaga Tbk (BNGA), dan PT Pertamina Geothermal Energy (PGEO).

