Saham Emiten BUMN Konstruksi Terbang Dipimpin WIKA, Ternyata Ada Kaitan dengan Pernyataan Presiden Terpilih Prabowo Ini
JAKARTA, investortrust.id – Usai Menteri Pertahanan (Menhan) sekaligus Presiden Terpilih Prabowo Subianto menyetakan komitmen untuk melanjutkan dan menyelesaikan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), harga saham emiten konstruksi dibuka melesat pada perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (13/8/2024).
Prabowo dalam siding kabinet paripurna yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Garuda, IKN, Kalimantan Timur (Kaltim), kemarin, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan Pembangunan IKN.
Baca Juga
Di Sidang Kabinet, Prabowo Tegaskan Lanjutkan IKN, kalau Bisa Percepat
Bahkan, Prabowo berjanji untuk mempercepat Pembangunan IKN, terutama untuk pusat pemerintahan. Pihaknya akan pemberian dukungan anggaran untuk pembangunan IKN. "Untuk ini, saya ingin meyakinkan Otorita bahwa ruang anggaran yang kita siapkan cukup besar dan kita bisa, saya kira selesaikan beberapa hal yang penting dalam IKN ini,” imbuhnya.
Dia mengatakan, prioritas utama adalah pembangunan gedung-gedung penting, seperti Gedung MPR/DPR, perumahan anggota, serta ruang kantor untuk yudikatif, termasuk Mahkamah Agung (MA) dan Mahkamah Konstitusi (MK). Dia juga meyakini bahwa dengan selesainya pusat pemerintahan di IKN, banyak investor akan tertarik untuk berinvestasi di ibu kota baru ini.
Pernyataan Prabowo tersebut disebut sejumlah pelaku pasar sebagai sentiment positif terhadap emiten BUMN konstruksi. Hal ini membuat saham PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) melesat hingga auto reject atas (ARA) Rp 52 (24,30%) menjadi Rp 266 pada perdagangan intraday sesi I hari ini.
Baca Juga
WIKA Minta Suntikan Modal Rp 2 T buat 8 Proyek Termasuk Jalan di IKN
Lompatan harga juga diikuti saham emiten BUMN lainnya, seperti saham PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melesat Rp 56 (13,92%) menjadi Rp 442, bahkan saham ini sentuh rekor tertinggi intraday Rp 444. Saham PT Adhi Karya Tbk (ADHI) juga melesat Rp 40 (15,63%) menjadi Rp 296.
PEnguatan serupa juga melanda saham anak usahan BUMN konstruksi, seperti saham PT Wika Gedung Tbk (WEGE) melesat Rp 16 (24,62%) menjadi Rp 81, PT PP Presisisi Tbk (PPRE) melesat Rp 8 (11,43%) menjadi Rp 78, dan PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) melesat Rp 16 (19,05%) menjadi Rp 100. Sedangkan emiten BUMN Konstruksi, PT Wastika Karya Tbk (WSKT) masih mengalami suspensi hingga kini.
Grafik Saham Emiten BUMN

