Semester I-2024, Buyung Poetra (HOKI) Balikkan Rugi Jadi Laba
JAKARTA, investortrust.id – Produsen beras merek Topi Koki, PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) berhasil membalikkan rugi Rp 4,14 miliar pada paruh pertama 2023 menjadi laba Rp 16,69 miliar pada semester I-2024.
Sedangkan penjualan bersih Buyung Poetra tercatat naik 6% secara year on year (yoy) menjadi Rp 744 miliar dalam enam bulan pertama tahun ini.
“Diversifikasi usaha di bidang investasi keuangan yang dilakukan perseroan telah turut berkontribusi pada keberhasilan meraih laba bersih tersebut,” jelas Direktur HOKI Budiman Susilo, Jumat (2/8/2024).
Baca Juga
Penjualan Naik Tipis, Inocycle (INOV) Masih Rugi Rp 30,1 Miliar
Anak usaha bidang investasi keuangan, PT Hoki Investasi Sejati (HIS) juga mencatatkan penambahan kontribusi laba kepada perseroan, yaitu berupa pendapatan dividen sebesar Rp 8,7 miliar pada semester tersebut.
“Kinerja yang yang sangat baik di semester pertama ini telah mengokohkan keyakinan bahwa perseroan telah berada di jalur yang benar,” imbuh Budiman.
Transformasi bisnis HOKI ke sektor fast moving consumer goods (FMCG) berjalan sesuai harapan, terlihat dari pesatnya pertumbuhan penjualan produk beras khusus Dailymeal.
Melalui anak usaha HOKI, PT Hoki Distribusi Niaga (HDN), penjualan produk Dailymeal tercatat sebesar Rp 5,4 miliar atau naik 145% (yoy) di semester pertama tahun ini. Capaian tersebut melampaui target yang ditetapkan HOKI tahun ini untuk penjualan produk Dailymeal sebesar 10%.
Baca Juga
Buyung Poetra (HOKI) Bidik Pertumbuhan Penjualan DailyMeal 30% pada 2024
Manajemen mengungkapkan, produk FMCG HOKI saat ini berfokus pada produk beras sehat alternatif, berupa beras jagung, beras singkong, dan beras merah yang pulen.
“Disebut produk beras sehat karena Dailymeal Rice memiliki indeks glikemik yang rendah, serat yang tinggi, serta bebas gula sehingga bisa menjadi alternatif asupan yang baik untuk penderita diabetes dan mereka yang ingin diet,” jelas manajemen HOKI.
Mereka mengeklaim, tanggapan pasar terhadap produk Dailymeal sangat positif sehingga perseroan bertekad mempercepat transformasi bisnis ke sektor FMCG dengan membangun pabrik baru di Jawa Tengah.
Kemudian, pembangunan pabrik baru Dailymeal diharapkan mulai beroperasi pada pertengahan 2025. Perseroan pun telah menyiapkan belanja modal sebesar Rp 12 miliar untuk fasilitas tersebut.
“Kami harapkan, tahun ini akan memberikan landasan yang kuat untuk membalikkan situasi dari rugi menjadi membukukan keuntungan yang terus bertumbuh secara berkesinambungan,” ujar Budiman.
Sementara itu, akhir semester I-2024, tepatnya pada Juni, pemerintah telah menetapkan penyesuaian batasan harga eceran tertinggi (HET) beras medium dan premium untuk mengatasi dinamika pasar. Harga beras medium menjadi Rp 12.500 per kg dan beras premium Rp 14.900 per kg.
“Sebagai produsen beras berkualitas, tentu kami menaati peraturan dari pemerintah. Tentu juga kami berharap, kinerja HOKI bisa terus membaik di semester II-2024,” tutup Budiman. (CR-10)

