Gelontorkan Rp 100 Miliar, Putra Jusuf Kalla Borong 3,86% Saham Bukaka (BUKK)
JAKARTA, investortrust.id – Putra Wakil Presiden Indonesia ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla, Solihin Jusuf Kalla memborong sebanyak 3,86% saham PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK). Aksi ini menjadikan Solihin sebagai pemegang terbanyak saham BUKK.
Manager Accounting BUKK Iwan Satiyawan mengatakan, Solihin yang juga bertindak sebagai komisaris BUKK ini membeli sebanyak 101,99 juta saham BUKK dengan harga pembelian Rp 980 per saham pada 31 Juli 2024. “Pembelian saham ini bertujuan sebagai investasi saham,” tulisnya dalam penjelasan resminya di Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Jumat (2/8/2024).
Baca Juga
Bukaka (BUKK) Milik Jusuf Kalla Dirikan Anak Usaha Baru di Oman
Dengan harga pembelian sebanyak Rp 980 per saham, Solihin menggelontorkan dana hampir Rp 100 miliar, tepatnya Rp 99,95 miliar. Pembelian tersebut menjadikan total saham BUKK yang dikendalikan Solihin bertambah dari 26,05% menjadi Rp 29,91%.
Berdasarkan data kepemilikan saham hingga Juni 2024, mayoritas saham BUKK dikuasai dan dikendalikan anak-anak Jusuf Kalla, yaitu Solihin menguasai 26,04% saham, Suhaelly Kalla menguasai 26,34% saham, dan Achmad Kalla menguasai 25,56% saham, dan PT Denaya Cakra Cipta dengan kepemilikan 11,54%. Sedangkan sisanya public mencapai 1,24% saham.
Baca Juga
Laba Bukaka (BUKK) Milik Jusuf Kalla Melesat 53%, Laba per Saham Jadi Segini
Hingga semester I-2024, perseroan mencatatkan penurunan pendapatan dari Rp 2,73 triliun menjadi Rp 1,82 triliun. Meski demikian, laba kotor justru naik dari Rp 478,79 miliar menjadi Rp 493,06 miliar. Sedangkan laba tahun berjalan meningkat dari Rp 333,92 miliar menjadi Rp 354,47 miliar.
Kenaikan laba tersebut menjadikan laba per saham BUKK naik dari Rp 125 menjadi Rp 132 per saham. Total asset meningkat dari Rp 8,37 triliun menjadi Rp 8,70 triliun. Total liabilitas juga stagnan mencapai Rp 3,84 triliun dan ekuitas naik menjadi Rp 4,86 triliun.
Grafik Saham BUKK

