Antam (ANTM) Kemas Laba Bersih Rp 1,51 Triliun di Semester I-2024
JAKARTA, investortrust.id- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengemas laba periode berjalan sebesar Rp 1,51 triliun di semester I-2024.
Manajemen ANTM menyampaikan, pencapaian laba tersebut didukung oleh produksi dan penjualan komoditas utama yang kuat, serta pengendalian biaya yang efisien, sehingga membukukan capaian Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization (EBITDA) sebesar Rp 2,42 triliun.
ANTM mencatatkan laba kotor sebesar Rp 2 triliun di semester I-2024, dengan laba usaha tercatat sebesar Rp 532 miliar. Kemudian beban usaha turun 23% menjadi sebesar Rp 1,47 triliun, dibandingkan periode semester I-2023 sebesar Rp 1,91 triliun.
Baca Juga
“Manajemen portofolio dan navigasi keuangan yang efektif telah mendorong peningkatan yang signifikan dalam penghasilan lain-lain sebesar 721% atau sebesar Rp 1,12 triliun, dari capaian pada semester I-2023 sebesar Rp 136,11 miliar,” urai Manajemen ANTM dalam keterangan tertulis, Senin (29/7/2024).
Seiring kenaikan laba bersih, capaian nilai laba bersih per saham dasar ANTM tercatat sebesar Rp 64,52 per saham dasar.
Dari sisi neraca, ANTM mencatatkan nilai aset konsolidasian sebesar Rp 39,18 triliun, meningkat 8% dari nilai aset pada semester I-2023 sebesar Rp 36,37 triliun. Nilai ekuitas konsolidasian sebesar Rp 29,69 triliun, tumbuh 25% dari nilai ekuitas pada semester I-2023 sebesar Rp 23,68 triliun.
Selanjutnya total liabilitas ANTM mencapai Rp 9,49 triliun, turun 25% dari nilai liabilitas pada semester I-2023 sebesar Rp 12,69 triliun.
Peningkatan saldo kas dan setara kas pada akhir periode semester I-2024 tercatat sebesar Rp 8,75 triliun, tumbuh 33% dari posisi pada akhir periode semester I-2023 sebesar Rp 6,58 triliun.
Kinerja Produksi dan Penjualan Komoditas
Sepanjang semester I-2024, ANTM mencatatkan pertumbuhan penjualan 7% atau sebesar Rp 23,19 triliun jika dibandingkan penjualan pada periode semester I-2023 sebesar Rp 21,66 triliun, dengan kontribusi dominan berasal dari penjualan bersih domestik yang mencapai Rp 21,12 triliun atau setara 91% dari total penjualan bersih ANTM periode semester I-2024.
Manajemen ANTM menyebut, pencapaian penjualan sejalan dengan strategi Perusahaan untuk memperkuat basis pelanggan domestik agar dapat memberikan fondasi yang lebih solid untuk pertumbuhan jangka panjang dan ketahanan bisnis di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.
Baca Juga
Rasio Dividen 100%, Antam (ANTM) Tetapkan Dividen Rp 128 per Saham
‘’Pada periode semester I-2024, ANTM menguatkan posisinya di pasar domestik melalui produk di Segmen Emas yang berkontribusi sebesar 81% terhadap total penjualan ANTM dengan nilai penjualan sebesar Rp 18,83 triliun, meningkat 42% dari capaian pada semester I-2023 sebesar Rp 13,30 triliun,” urai Manajemen ANTM
Adapun total volume produksi logam emas dari tambang Perusahaan sebesar 439 kg (14.114 troy oz.). “Keberhasilan Perusahaan dalam mempertahankan pangsa pasar dan efektivitas strategi pemasaran berkontribusi pada peningkatan penjualan sebesar 18% mencapai 15.969 kg (513.415 troy oz.) jika dibandingkan capaian penjualan pada semester I-2023 sebesar 13.508 kg (434.292 troy oz.),” ulasnya.
Kontribusi penjualan Segmen Nikel (produk feronikel dan bijih nikel) pada semester I-2024 dengan proporsi 15% terhadap total penjualan ANTM dengan nilai penjualan mencapai Rp 3,50 triliun.
Sepanjang semester I-2024, volume produksi feronikel ANTAM mencapai 10.169 ton nikel dalam feronikel (TNi), dengan capaian volume penjualan produk feronikel sepanjang semester I-2024 mencapai 6.778 TNi.
Sementara itu untuk produk bijih nikel, volume produksi bijih nikel konsolidasian ANTM mencapai 4,19 juta wet metric ton (wmt), dengan capaian volume penjualan bijih nikel konsolidasian ANTM pada 1H24 tercatat sebesar 3,36 juta wmt.
Lebih lanjut kontribusi penjualan segmen bauksit dan alumina dengan proporsi 3% terhadap total penjualan ANTM dengan nilai penjualan mencapai Rp 725 miliar per semester I-2024.
Sepanjang semester I-2024, ANTM mencatatkan volume produksi bauksit yang digunakan sebagai bahan baku bijih pabrik Chemical Grade Alumina (CGA) sebesar 543 ribu wmt.
Sementara itu volume produksi produk alumina pada semester I-2024 mencapai 62.736 ton alumina. Volume penjualan produk alumina pada periode tadi mencapai 88.441 ton alumina, meningkat 23% dari capaian penjualan alumina pada semester I-2023 sebesar 72.107 ton alumina.
Grafik Harga Saham ANTM secara Ytd:

