Lesu di 2023, Cerestar (TRGU) Optimistis Pendapatan 2024 Meningkat
JAKARTA, investortrust.id – PT Cerestar Indonesia Tbk (TRGU) baru saja menyampaikan prakiraan kinerja keuangan 2023 yang dibebani kenaikan harga bahan baku dan penurunan harga jual. Namun manajemen produsen tepung olahan gandum ini optimistis, keuangan perusahaan tahun 2024 akan berkinerja baik, bahkan meningkat.
Hal itu dilatarbelakangi rampungnya pembangunan fasilitas pemrosesan dan pengepakan untuk bahan pakan ternak yang resmi beroperasi pada kuartal-III 2023. Selesainya pembangunan fasilitas untuk bahan pakan ternak beserta fasilitas pengepakan tersebut dipercaya meningkatkan kemampuan perseroan untuk menyerap permintaan pasar.
“Dengan demikian, kami berharap bahwa tahun depan TRGU akan dapat mencatatkan peningkatan pendapatan bahan pakan ternak secara signifikan,” terang Direktur Utama Cerestar Indonesia Indra Irawan secara tertulis, Jumat (15/12/2023).
Saat ini, Perseroan menjual beberapa produk bahan pakan ternak dengan merek Starfish dan Manta. Sedangkan produk tepung terigu perseroan untuk konsumsi manusia meliputi beberapa merek yaitu Dragonfly, Falcon, Seagull, dan Bakerstar.
Dengan selesainya pembangunan fasilitas pemrosesan dan pengepakan untuk bahan pakan ternak, kapasitas penyimpanan bahan pakan ternak perseroan yang saat ini beroperasi mencapai 38.000 metrik ton (MT). Saat ini perseroan sedang dalam tahap menyelesaikan proses pembangunan kantor baru.
Indra menerangkan, sepanjang Januari-September 2023, PT Agristar Grain Industry yang mengelola fasilitas produksi dan pengemasan telah memberi kontribusi hampir mencapai Rp 1 triliun terhadap keseluruhan pendapatan Cerestar. Padahal, bisnis bahan pakan ternak TRGU baru mulai beroperasi sepenuhnya pada November 2022.
Dalam sembilan bulan pertama 2023 tersebut, perseroan berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp 3,9 triliun atau tumbuh 54,1% (yoy). Perseroan menargetkan PT Agristar Grain Industry dapat berkontribusi mencapai Rp 1,4 triliun hingga akhir 2023.
“Menggenjot bisnis bahan pakan ternak merupakan salah satu strategi TRGU untuk mempercepat pertumbuhan kinerja. Strategi ini dipilih karena perseroan melihat adanya peluang yang sangat besar dari pasar bahan pakan ternak, seiring terus meningkatnya konsumsi protein dari masyarakat Indonesia,” tutup Indra. (CR-10)

