Anak Usaha DOID Serap Dana Penerbitan Obligasi Rp 590 Miliar
JAKARTA, investortrust.id - Anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) melaporkan telah menyerap dana hasil penawaran umum obligasi (PUB) I tahun 2023 senilai Rp 590,72 miliar.
BUMA mencatat serapan sebesar 95% atau setara dari dana hasil bersih obligasi Rp 623,23 miliar per Juni 2024.
Baca Juga
Delta Dunia Group (DOID) Rampungkan Akuisisi Atlantic Carbon Group, Inc.
Direksi perseroan menyampaikan, dana tersebut dialokasikan untuk belanja modal (capital expenditures/capex) berupa pengadaan alat berat berat sebesar Rp 298,54 miliar atau sebanyak 49% dari total dana obligasi.
“Lalu, digunakan untuk modal kerja guna menunjang kegiatan operasional sebesar Rp Rp 292,18 miliar atau sebesar 47% dari dana obligasi,” tulis Direksi DOID dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dikutip Jumat, (19/7/2024).
Dengan demikian, sisa dana obligasi BUMA sebanyak Rp 32,5 miliar ditempatkan dalam bentuk deposito pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dengan tingkat suku bunga 5%.
Baca Juga
Telkom (TLKM) Pastikan Kesiapan Layanan Telekomunikasi Jelang HUT ke-79 RI di IKN
Sekadar informasi PUB I BUMA tahun 2023 semakin memperluas diversifikasi strategi pembiayaan yang saat ini terdiri dari Obligasi, Pinjaman Bank Konvensional dan Syariah, serta skema pembiayaan leasing, yang semuanya dalam mata uang dolar AS.
Sebagai gambaran, PT Bukit Makmur Mandiri Utama merupakan kontraktor dengan pangsa pasar terbesar kedua di sektor jasa pertambangan di Indonesia dan menjadi kontraktor kelas satu (tier 1) di Australia. (CR-5)

