BRI Danareksa Jagokan Saham ITMG dan PNLF Hari Ini
JAKARTA, investortrust.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/7/2024), diproyeksikan kembali koreksi. Pemodal disarankan untuk mewaspadai penurunan lebih dalam, jika indeks turun di bawah support 7.213.
Sedangkan saham yang layak dicermati berdasarkan hasil analisa teknikal BRI Danareksa Sekuritas adalah saham ITMG direkomendasikan beli dengan target harga Rp 26.600-27.450. Saham PNLF juga direkomendasikan beli dengan target harga Rp 366-388.
Baca Juga
BEI Suspensi lagi Transaksi Saham KARW, Saham Hary Tanoe juga Ikutan
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset yang diterbitkan hari ini menyebutkan bahwa posisi IHSG tertahan pada area resisten 7.308-7.374 dan mulai memasuki koreksi dengan support sementara 7.123.
Pergerakan indeks juga akan dipengaruhi lompatan bursa saham Wall Street, yaitu indeks Dow Jones 1,85% menjadi 40.954. Penguatan juga melanda indeks S&P500 sebanyak 0,64% dan Nasdaq melambung 0,20%.
IHSG kemarin ditutup melemah sebanyak 54,57 poin (0,75%) menjadi 7.224,29. Pemodal asing mencatatkan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 529,55 miliar, yaitu saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 248,10 miliar, PT Astra International Tbk (ASII) Rp 154,08 miliar, dan PT Ban Central Asia Tbk (BBCA) Rp 85,93 miliar.
Baca Juga
Valuasi Murah, Saham Vale Indonesia (INCO) Berpotensi Menuju Rp 5.300
Koreksi IHSG kemarin dipicu atas penurunan saham-saham kapitalisasi pasar besar, seperti saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terjungkal 6,08% menjadi Rp 8.500, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun 1% menjadi Rp 9.950, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) turun 3,02% menjadi Rp 11.225, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) melemah 1,87% menjadi Rp 4.730.
Secara sektoral, pelemahan indeks ditekan penurunan saham sektor infrastruktur, sektor keuangan, konsumer non primer, sektor properti, dan sektor industri. Sebaliknya saham sektor konsumer primer, teknologi, dan material dasar naik.
Grafik IHSG

