Potensi Cuan Jumbo, Sekuritas Ini Pertahankan Target Saham Summarecon (SMRA) Rp 1.000
JAKARTA, investortrust.id – BRI Danareks Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) dengan target harga Rp 1.000. Dengan harga penutupan kemarin Rp 595, potensi cuan saham ini mencapai 68,1% untuk 12 bulan ke depan.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Ismail Fakhri Suweleh mengatakan, dipertahankannya rekomendasi beli saham SMRA mempertimbangkan realisasi penjualan marketing (marketing sales) sepanjang semester I-2024 sudah sesuai dengan ekspektasi.
Baca Juga
Bagikan Dividen Rp 9 per Saham, Summarecon (SMRA) Alokasikan Investasi Mall Rp 700 Miliar
Perseroan mencatatkan penjualan marketing senilai Rp 1,72 triliun pada semester I-2024. Angka tersebut merefleksikan 34% dari target marketing sales yang ditetapkan manajemen untuk tahun ini. Realisasi tersebut juga telah merefleksikan 38% dari target BRI Danareksa Sekuritas.
Estimasi Kinerja SMRA
BRI Danareksa Sekuritas memperkirakan Sebagian besar penjualan marketing property tersebut berasal dari penjualan produk property yang mendapatkan insentif pajak dengan nilai perkiraan Rp 1,05 triliun.
“Realisasi marketing sales tersebut sudah sesuai ekspektasi yang cenderung melemah. Lompatan marketing sales diharapkan mulai terealisasi pada paruh kedua tahun ini dari peluncuran produk baru di Bogor, Bandung, dan Bitung,” tulis riset tersebut.
Baca Juga
Perseroan, terang dia, berpotensi mengeluarkan biaya pajak besar bernilai Rp 600 miliar seiring rencana mengalihkan aset mall kepada anak usahanya yang diperkirakan dalam waktu dekat. Aset yang bakal dialihkan adalah Mall Kelapa Gading dan mall lainnya akan dialihkan ke anak usaha PT Summarecon Properti Investasi (SMIP).
Berbagai factor tersebut mendorong BRI Danareksa Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham SMRA dengan target harga Rp 1.000. Target tersebut merefleksikan perkiraan diskon 73% terhadap nilai perkiraan asset bersih.
Target harga tersebut juga memperkirakan kenaikan laba bersih SMRA menjadi Rp 863 miliar tahun ini, dibandingkan raihan tahun lalu Rp 766 miliar. Pendapatan perseroan juga diproyeksikan meningkat dari Rp 6,65 triliun emnjadi Rp 7,45 triliun.
Grafik Saham SMRA

